Suara.com - Borussia Dortmund berhasil melaju ke perempat final Liga Champions 2020/2021. Hal itu setelah mereka menahan imbang Sevilla 2-2 dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB.
Hasil imbang di Stadion Signal Iduna Park itu membuat Dortmund berhak lolos dengan agregat 5-4, di mana pada pertandingan leg pertama, mereka menang 3-2 di marka Sevilla.
Dalam pertandingan ini, dua gol Dortmund diborong oleh penyerang muda fenomenal Erling Haaland. Penyerang Norwegia itu mencetak gol pada menit ke-35 dan sembilan menit pasca babak kedua berjalan.
Sementara Sevilla membuat kubu Die Borussen ketar-ketir lantaran mampu menyamakan kedudukan lewat dwi gol Youssef En-Nesyri di menit ke-69 dan menit 90+6.
Jalannya pertandingan
Sevilla, yang tiba dibebani tugas membalikkan kekalahan 2-3 di leg pertama, mengawali pertandingan dengan agresif tetapi tembakan jarak jauh Lucas Ocampos masih mampu dimentahkan oleh kiper Marwin Hitz.
Tim tamu kembali menciptakan peluang pada menit ke-20, sayang tembakan Suso menyambut umpan kiriman Ocampos masih melenceng tipis di sisi luar tiang gawang.
Kendati lebih banyak di bawah tekanan, Dortmund justru memecahkan kebuntuan dan membuka keunggulan pada menit ke-35 saat umpan tarik Marco Reus diselesaikan sempurna oleh Haaland di mulut gawang.
Keunggulan bertahan hingga turun minum dan empat menit memasuki babak kedua, Haaland kembali menyarangkan bola ke gawang Sevilla.
Baca Juga: Neymar Dipastikan Batal Reuni dengan Messi di Leg II PSG Vs Barcelona
Akan tetapi, gol itu dianulir oleh wasit Cuneyt Cakir atas masukan VAR dan Dortmund malah menerima hadiah tendangan penalti setelah menilai Haaland terlebih dulu dilanggar oleh Jules Kounde.
Eksekusi penalti juga sarat drama, sebab tendangan pertama Haaland mampu dihentikan oleh Bono, tetapi kiper itu dinilai wasit terlalu cepat meninggalkan garisnya sehingga eksekusi harus diulang.
Dalam kesempatan kedua Haaland mengarahkan tendangannya ke pojok kanan bawah gawang demi menggandakan keunggulan Dortmund pada menit ke-53.
Pada menit ke-68, giliran Sevilla yang memperoleh hadiah tendangan penalti setelah Emre Can didakwa mendorong Luuk de Jong di dalam kotak terlarang.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Youssef En-Nesyri yang dingin mengarahkan eksekusi penaltinya ke tengah, menghantam mistar gawang sebelum melesak ke dalam jadi gol.
Lima menit jelang bubaran waktu normal, Dortmund hampir mengunci kemenangan mereka lebih awal ketika Mahoud Dahoud menyelesaikan kerja sama umpan satu dua bersama Haaland dengan sepakan jarak dekat, sayangnya Bono mampu menghalau peluang tersebut.
Kendati waktu kian menipis para pemain Sevilla terus berjuang dan pada menit keenam injury time En-Nesyri mencetak gol keduanya dengan tandukan jarak dekat menyambut umpan silang terukur kiriman Ivan Rakitic demi menyamakan kedudukan 2-2.
Sayangnya, skor 2-2 tak cukup bagi Sevilla untuk menghindarkan mereka tersingkir dari Liga Champions, di mana Dortmund melaju ke perempat final lewat kemenangan agregat 5-4, sebagaimana dikutip dari Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang PSG vs Barcelona, Koeman Tegaskan Tidak Ada yang Mustahil
-
Lawan Liverpool, Leipzig Diminta Tak Ulangi Kesalahan di Leg Kedua
-
6 Fakta Menarik Jelang Duel Juventus vs Porto di Liga Champions
-
PSG Vs Barcelona, De Jong: Neymar Absen, Tugas Kami Jadi Lebih Mudah
-
Alasan Persipura Tolak Main di Piala Menpora dan 4 Berita Bola Terkini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung