Suara.com - Rekor fenomenal Manchester City yang sudah menang 21 kali beruntun dan tak terkalahkan dalam 28 laga lintas ajang akhirnya harus patah akhir pekan lalu. Laju fantastis Manchester City dihentikan sang rival sekota, Manchester United (MU).
Dalam laga Derby Manchester lanjutan Liga Inggris 2020/2021 itu, Manchester City menyerah 0-2 di kandangnya sendiri.
Tak perlu waktu lama, Manchester City akan kembali melakoni laga Liga Inggris. Kembali main di Etihad Stadium, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB, Manchester City menerima lawatan tim peringkat ke-14, Southampton.
Meski kalah akhir pekan kemarin, Manchester City sendiri masih unggul 11 poin di puncak klasemen sementara atas pesaing terdekat mereka, Manchester United yang berada di posisi kedua.
Ya, kekalahan 0-2 tersebut praktis tak berpengaruh banyak pada posisi Manchester City di pucuk klasemen.
Menatap laga kontra Southampton, pemain serbabisa Manchester City, Oleksandr Zinchenko tak mau terlalu lama meratapi kekalahan dari Manchester United.
Pemain internasional Ukraina yang fasih berperan sebagai fullback dan gelandang bertahan itu bahkan sesumbar jika Manchester City kini fokus untuk mencetak rekor ataupun milestone baru.
"Kami harus segera move on dan memenangkan pertandingan berikutnya melawan Southamton, kami harus lebih fokus. Kami tidak diizinkan untuk kembali mengalami hal itu (menelan kekalahan). Kami harus terus melangkah," ujar Zinchenko, sebagaimana dikutip dari GOAL UK.
"Musim ini kami masih bermain di semua kompetisi. Kami ingin memenangkan segalanya musim ini dan saya berharap kami bisa melakukannya," sesumbarnya.
Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Soton: Saatnya Kembali ke Jalur Kemenangan
"Kami masih hidup. Kami dapat melakukan kesalahan, tetapi kami akan kembali lebih kuat. Saya cukup yakin akan hal itu," ucap Zinchenko.
"Rekor hebat kami patah, itu tentu sangat disayangkan. Tapi, sejujurnya kami kini fokus untuk bisa membuat rekor-rekor hebat lainnya di waktu mendatang. Kami memiliki skuad yang fantastis dan kami percaya diri dengan kemampuan kami," sesumbar pemain berusia 24 tahun itu lagi.
Berita Terkait
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati