Suara.com - Tim pelatih PSS Sleman punya cara sendiri mengembalikan kondisi pemain usai ditempa latihan fisik yang berat. Salah satunya adalah memberikan treatment kryoterapi.
Kryoterapi adalah berendam di dalam es yang memiliki suhu 10-15 derajat celcius. Tujuannya hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan fisik para pemain.
Memang, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan dalam beberapa hari terakhir ditempa latihan fisik yang cukup keras. Hal ini bertujuan agar tubuh mereka prima saat melakoni laga Piala Menpora 2021.
"Setiap dua hari sekali kita melakukan kryoterapi. Ini adalah treatment berendam dengan air es yang suhunya mencapai 10-5 derajat Celcius. Tujuannya yaitu untuk recovery cepat para pemain," kata Dokter PSS, Elwizan Aminuddin dalam keterangan resminya, Rabu (17/3/2021).
Elwizan menjelaskan, usai terapi waktu yang dibutuhkan para pemain recovery biasanya hanya satu hari. Setelahnya, Irfan Jaya Cs akan kembali pulih seperti keadaan semula.
Tim medis PSS selalu memantau kondisi para pemain dengan sangat detail. Diakui Elwizan, mayoritas para pemain kini dalam kondisi yang sangat baik.
Namun, ada beberapa yang harus bekerja lebih ekstra supaya tak tertinggal dengan rekannya yang lain. Seperti menurunkan berat badan.
"Mungkin di rumah masing-masing mereka lebih ke enjoy training atau enjoy game, tapi begitu di sini harus adaptasi selama seminggu," jelasnya.
"Walaupun ada beberapa yang mengeluhkan sedikit capek, pegal dan letih, itu sangat normal. Tapi intinya semuanya cukup baik," pungkasnya.
Baca Juga: Bentuk Tubuh Kembali Normal usai Melahirkan, WAGs PSS Ungkap Rahasianya
Adapun Piala Menpora 2021 akan bergulir pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang. PSS Sleman berada di Grup C bersama dengan Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persela Lamongan, dan Madura United.
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Kabar Duka, Pendiri PSS Sleman Sudarsono KH Meninggal Dunia
-
PSS Sleman Ditargetkan Kembali ke Liga 1, Bupati Utarakan Komitmen Pemkab!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona