Suara.com - Jesse Lingard mengakui bahwa pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate adalah orang yang menyarankan dirinya meninggalkan Manchester United untuk gabung West Ham United sebagai pemain pinjaman pada bursa transfer Januari 2021.
Lingard sendiri tidak sekali pun tampil di Liga Inggris untuk Manchester United pada musim 2020/2021 ini, sebelum dipinjamkan ke West Ham pada Januari lalu.
Hebatnya setelah hengkang ke London, gelandang serang berusia 28 tahun ini tampil gemilang dengan torehan lima gol dan dua assist dalam tujuh pertandingan pertama bersama West Ham.
Performa ciamik tersebut pun membuat Lingard kembali dipanggil Southgate untuk masuk skuad Timnas Inggris, setelah cukup lama absen mewarnai kancah sepakbola internasional.
"Ia (Southgate) memperlihatkan dukungan dan kepercayaan kepada saya. Ia yang memberikan saya debut Inggris yang saya banggakan," kata Lingard kepada talkSPORT tentang Southgate, Rabu (24/3/2021).
"Saya masih menjaga komunikasi dengannya meskipun tidak bermain. Itu untuk mendapatkan saran soal apa yang harus saya lakukan," sambung pemain jebolan akademi Manchester United itu.
"Pindah adalah keputusan tepat, tidak peduli ke Eropa atau bertahan di Liga Inggris. Ia lantas memberi saran untuk bertahan di Liga Inggris. Saya kemudian mencari tim yang tepat, dan West Ham sempurna buat saya," celotehnya.
Lingard berkesempatan menambah jumlah caps-nya bersama Timnas Senior Inggris saat ditantang San Marino, Albania dan Polandia pada tiga laga awal Three Lions di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa bulan ini.
Penampilan terakhir Lingard untuk Inggris sendiri tercatat pada Juni 2019, saat menjadi starter di laga UEFA Nations League lawan Swiss.
Baca Juga: Donny van de Beek yang Kian Sahih Jadi Pembelian Gagal Manchester United
"Saya sudah bekerja keras dan masih yakin punya kemampuan bersaing di level tertinggi. Bila Anda bekerja keras, Anda pasti menikmati hasilnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Zico: Kalau Vinicius Cs Kalah Saya Tidak Sedih