Suara.com - Pelatih kepala Timnas Belanda, Frank de Boer menyebut timnya kurang akal saat dipecundangi Timnas Turki dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Kamis (25/3/2021) dini hari WIB.
Duel Turki vs Belanda yang berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Turki itu berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan tim tuan rumah.
Empat gol Turki dicetak oleh penyerang gaek Burak Yilmaz (15', 34', 81'), dan Hakan Calhanoglu pada menit ke-46.
Sementara Belanda cuma mampu membalas dua gol lewat Davy Klaassen (75'), dan Luuk de Jong dua menit berselang.
“Hasil yang sangat mengecewakan, dan juga bagaimana hasil itu muncul," kata Frank de Boer usai pertandingan, dikutip dari laman resmi UEFA.
"Kami tahu bahwa mereka akan mencoba untuk menyerang kami melalui serangan balik, namun gol pertama adalah contoh klasik dari itu. Tempo kami seharusnya lebih tinggi, terutama sebelum jeda."
Frank de Boer kemudian menyoroti intensitas permainan Memphis Depay dan kawan-kawan yang dia nilai kurang agresif. Di samping itu, dia tak menampik Timnas Belanda kurang akal untuk membongkar pertahanan rapat lawan.
“Saat Anda bermain melawan tim yang bermain bertahan, sepertinya Anda tidak cukup waspada atau agresif, tetapi bukan itu masalahnya," beber Frank de Boer.
"Sulit untuk menemukan jalan keluarnya, dan kami terus mencari itu, meskipun kami bisa saja mengganti permainan dari sayap ke sayap lebih cepat," tambahnya.
Baca Juga: Belgia Vs Wales: Hazard Cetak Gol, Setan Merah Menang 3-1
Kekalahan ini membuat Timnas Belanda untuk sementara terbenam di klasemen Grup G. Tim Oranye --julukan Belanda-- duduk di posisi kelima atau hanya satu strip lebih baik dari Biraltar yang dihajar Norweygia 0-3.
Tag
Berita Terkait
-
Jebol Gawang Prancis, Pemain Ukraina Ini Akui Dinaungi Keberuntungan
-
Romelu Lukaku Sempat Tak Percaya Belgia Kebobolan Cepat Saat Lawan Wales
-
Klasemen Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa: Belanda Merosot
-
Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2022: Belanda Keok, Prancis Imbang
-
Portugal Vs Azerbaijan: Selecao Menang Tipis Berkat 'Bantuan' Lawan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan