Suara.com - Pertandingan matchday 2 Grup A Piala Menpora 2021 mempertemukan Tira Persikabo vs PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3/2021) sore WIB.
Sampai half-time, PSIS untuk sementara mengungguli Tira dengan skor 2-0 berkat kecemerlangan duo Farrel Arya dan Fandi Eko Utomo.
PSIS sudah memberikan tekanan kepada Tira sejak awal. Pratama Arhan dan kawan-kawan memainkan bola denagn cepat, yang membuat Tira asuhan pelatih Igor Kriushenko kewalahan.
Beruntung, Abduh Lestaluhu dan kolega yang menjaga pertahanan Tira masih mampu mengantisipasi.
Adapun Tira terlihat lebih bermain sabar ketika mendapat bola. Mereka menunggu momentum yang pas untuk melakukan serangan. Namun 10 menit pertandingan berjalan, masih belum ada gol tercipta.
Pertandingan makin sengit setelah masuk menit ke-15. Tira mulai menekan pertahanan PSIS. Namun di saat mulai menekan, Tira justru kecolongan gol PSIS.
Menit ke-21, menyambut umpan Fandi Eko, Farrel dengan tenang meloloskan dirinya dari pengawalan barisan belakang Tira sebelum menceploskan bola ke gawang. PSIS unggul 1-0.
Hanya berselang enam menit, gantian Farrel yang memberikan assist kepada Fandi Eko. Sepakan sang gelandang dari luar kotak 16 sempat deflected mengenai bek Tira, sebelum melesat masuk ke pojok kiri gawang.
Selepas cooling break di menit ke-30, Tira mulai ngotot untuk mendapatkan gol balasan. Tekanan terus diberikan meski Wawan Febriyanto cs memang masih sulit intuk membongkar pertahanan PSIS.
Baca Juga: Prediksi Inggris vs San Marino: Pertarungan David vs Goliath
Masih belum ada gol balasan hingga pertandingan masuk menit ke-40. Tira terus memberikan tekanan, meski memang hasilnya masih nihil sejauh ini.
Hingga turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan PSIS tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Tira Persikabo XI (4-5-1): Syahrul; Andy Setyo, Julyano, Abduh Lestaluhu, Marasabessy; Dany, Izmy Hatuwe, Manahati, Roni, Wawan Febriyanto; Dimas Drajad.
Pelatih: Igor Kriushenko (Belarusia)
PSIS Semarang XI (3-4-3): Jandia; Dewa, Arhan, Wahyu Prasetyo; Eka Febri, Fandy Eko, Finky Pasamba, Fredyan WS; Farrel, Hari Nur, Komarudin.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
-
Erick Thohir Jadi Menpora, Bos PSIS Semarang: Ini Tanggung Jawab Berat
-
BREAKING NEWS! Ini Pembagian Grup Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia