Suara.com - Pelatih Persiraja Banda Aceh Hendri Susilo tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya meski ditekuk Bali United 0-2 pada laga lanjutan Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (29/3/2021).
Pada laga pekan kedua Piala Menpora, Bali United mengalahkan Persiraja melalui dua gol yang dicetak Ilija Spasojevic pada menit ke-12 dan Rizky Pellu pada menit ke-19.
"Memang kita kalah dua-kosong tetapi secara permainan anak-anak cukup bagus," kata Hendri saat jumpa pers secara virtual usai pertandingan.
Ia mengakui para pemain besutannya sempat kewalahan meladeni Bali United pada babak pertama, namun progres yang baik semakin terlihat memasuki babak kedua kendati belum berhasil memanfaatkan sejumlah peluang.
"Saya lihat anak-anak agak kaget pada babak pertama, agak kacau tetapi semakin lama semakin membaik. Saya pikir saya tetap respect karena mereka sudah bekerja keras," tutur Hendri.
Untuk menutup kelemahan timnya menghadapi klub besutan Stefano "Teco" Cugurra, Hendri mengaku sedikit melakukan perubahan strategi.
Defri Rizki yang biasa bermain di lini sayap, kali ini dipasang untuk memperkuat lini tengah.
"Terus saya masukkan pemain asing yang lagi testing ternyata ada progresnya, ada perlawanan sampai babak akhir," kata dia.
Ia tidak menyesali kekalahan timnya sebab ia menyadari bahwa Bali United merupakan salah satu klub sepak bola besar di Indonesia yang memiliki kesiapan penuh baik dari pemain maupun fasilitas.
Baca Juga: Jordi Cruyff Puji Hasil Kerja Ronald Koeman di Barcelona
Menghadapi Persib Bandung pada laga berikutnya, Hendri enggan memasang target. Meski kali ini kalah, ia yakin timnya masih memiliki peluang mengalahkan Maung Bandung di Piala Menpora.
"Saya pikir Persiraja masih punya kans," ujarnya seperti dimuat Antara.
Defri Rizki mengakui permainan para penggawa Bali United sangat bagus. Namun begitu, ia tak menyesali kekalahan karena timnya telah bekerja keras. "Mungkin inilah hasil kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati