Suara.com - Persik Kediri bentrok dengan PSS Sleman dalam laga matchday 3 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/3/2021) sore. Sampai babak pertama rampung, PSS sementara unggul tipis 1-0 atas Persik.
Di Jalak Harupat, PSS Sleman sudah melancarkan serangan-serangan gencar sejak menit awal pertandingan. Begitu juga Persik yang bermain terbuka demi mencetak gol lebih dahulu.
PSS sendiri membuka skor pada menit ke-10 lewat sebuah counter-attack. Irfan Jaya yang melewati beberapa pemain Persik memberikan umpan kepada Nico Velez, yang bisa dengan mudah menceploskan bola ke gawang.
Setelah itu, Persik Kediri yang lebih banyak menguasai jalannya pertandingan terus menekan pertahanan PSS demi bisa menyamakan skor.
Namun sampai dengan menit ke-20, Persik masih sulit menjebol gawang PSS karena rapatnya lini pertahanan.
Persik sendiri sering lengah di lini belakang karena keasikan menyerang. Beberapa kali PSS hampir menggandakan keunggulan karena kelengahan pemain-pemain belakang Persik.
Sampai dengan cooling break masih belum ada gol lagi yang tercipta. Persik masih terus berusaha buat menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di sisi lain, PSS juga sulit membongkar pertahanan Persik untuk memperlebar keunggulan mereka selepas cooling break.
Persik sendiri hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Sayang, umpan manis dari Septian Bagaskara tidak ada yang menyambutnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Piala Menpora 2021: Persik Kediri vs PSS Sleman
Hingga pertandingan babak pertama selesai, skor 1-0 untuk keunggulan PSS tetap bertahan.
Susunan Pemain
Persik Kediri (4-4-2): Dikri Yusron; Andri Ibo, Dany Saputra, Onorionde Kughegbe, Vava Mario Yagalo; Ady Eko Jayanto, Ahmad Agung, Faris Aditama, Krisna Bayu; Antoni Putro, Septian Bagaskara
Pelatih: Joko Susilo (Indonesia)
PSS Sleman (4-3-3): Muhammad Adi Satryo;Aaron Evans, Arthur Irawan, Asyrag Gufron, Arsyad Yusgiantoro, Kim Jeffrey, Maslac Mario, Wahyu Sukarta; Irfan Bachdim, Irfan Jaya, Nicolas Velez
Pelatih: Dejan Antonic (Serbia)
Berita Terkait
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
-
Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati