Suara.com - Selebritis ternama Tanah Air, Raffi Ahmad, baru saja mengakuisisi klub Liga 2, Cilegon United. Setelah resmi dibeli, klub tersebut berubah nama menjadi Rans Cilegon FC dan memiliki lambar baru, yakni burung Phoenix.
Raffi Ahmad bersama pengusaha Rudy Salim resmi membeli Rans Cilegon FC pada Rabu (31/3/2021). Tak tanggung-tanggung, Raffi cs telah menyiapkan dana investasi senilai Rp 300 miliar untuk pengembangan klub di masa depan.
Dana sebesar itu rencananya digunakan untuk membangun berbagai fasilitas klub. Seperti lapangan latihan, mendirikan akademi sepak bola, serta Sekolah Sepak Bola (SSB).
Selain itu, Raffi Ahmad juga mengganti logo lama Rans Cilegon FC menjadi burung Phoenix. Suami dari Nagita Slavina itu pun membeberkan makna mendalam burung Phoenix lewat Instagram pribadinya.
''Burung Phoenix dikatakan dapat hidup selama 500 atau 1000 tahun lebih. Setelah hidup selama itu, burung Phoenix membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung Phoenix muda,'' buka Raffi Ahmad.
''Siklus hidup burung Phoenix seperti itu selalu bangkit untuk selalu muncul sebagai sosok yang baru. Burung Phoenix merupakan simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan yang panjang abadi, dan simbol dari kebangkitan.''
''Semangat tanpa batas untuk para senior/junior dan generasi muda selanjutnya untuk bangkitkan sepak bola dan Indonesia tercinta,'' tandasnya.
Sementara itu, Rans Cilegon FC akan dilatih oleh juru taktik kawakan Bambang Nurdiansyah. Sementara posisi manajer diberikan kepada Hamka Hamzah yang sudah malang melintang di kancah sepakbola Tanah Air.
Baca Juga: Kabar Bahagia dari Raffi Ahmad, Nagita Slavina Positif Hamil
Berita Terkait
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial