Suara.com - Persita Tangerang bentrok dengan Bali United dalam laga matchday pamungkas Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (2/4/2021) sore. Bali United ditahan imbang 1-1 oleh Persita yang sudah pasti tersingkir dari turnamen.
Gol Bali United dicetak oleh Ilija Spasojevic pada menit ke-10. Adapun Persita menyamakan skor lewat gol Taufiq Febriyanto pada menit ke-54.
Meksi gagal menudukkan Persita, tambahan satu poin sudah cukup membuat Bali United lolos ke babak perempatfinal Piala Menpora.
Adapun hasil seri ini membuat Persita tetap menjadi juru kunci klasemen Grup D dengan raihan satu poin dari tiga pertandingan.
Siapa yang akan menemani Bali United ke babak delapan besar Piala Menpora dari Grup D akan diketahui setelah pertandingan antara Persib Bandung vs Persiraja Banda Aceh selesai malam nanti.
Kedua tim tersebut sama-sama masih punya peluang lolos ke babak selanjutnya.
Jalannya Pertandingan
Persita yang main tanpa beban karena sudah dipastikan tersingkir dari Piala Menpora, terlihat bermain lepas.
Sementara Bali United yang harus menjaga agar tidak kalah untuk lolos ke babak delapan besar, justru mendapat serangan bertubi-tubi di menit-menit awal pertandingan.
Baca Juga: Tersisih di Fase Grup Piala Menpora, Manajemen Arema FC Kecewa Berat
Persita beberapa kali membahayakan gawang Bali United. Namun hingga menit ke-10, tim asuhan Widodo C Putro belum bisa membobol gawang Bali United.
Cukup mendapatkan tekanan, Bali United justru bisa unggul lebih dahulu pada menit ke-14.
Memanfaatkan free-kick dari Kadek Agung, striker Ilija Spasojevic yang tidak mendapatkan pengawalan dengan mudah menyundul bola ke dalam gawang Persita. Skor sementara 1-0 untuk Bali United.
Persita kembali memberikan tekanan usai tertinggal satu gol. Memang sejak tadi Persita relatif menguasai jalannya pertandingan, namun mereka kecolongan lewat set piece.
Adapun Bali United terlihat lebih bermain sabar. Tim asuhan Stefano Cugurra Teco lebih banyak memainkan bola di daerah sendiri sebelum melakukan serangan. Skor pertandingan masih 1-0 untuk Bali United hingga menit ke-25.
Bali United mulai bisa bermain lebih baik selepas cooling break. Akan tetapi, Stefano Lilipaly dan kawan-kawan kemudian bermain agak santai serta terlihat tak mau terlalu terburu-buru dalam melakukan serangan.
Setelah itu, Bali United sulit menembus pertahanan Persita karena pressing ketat yang dilakukan. Sulit mendapat momen yang tepat agar bisa mencetak gol tambahan.
Alhasil sampai babak pertama selesai, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Bali United unggul sementara 1-0 atas Persita.
Memasuki paruh kedua, Persita kembali menekan pertahanan Bali United agar bisa menyamakan kedudukan. Namun, cukup sulit bagi Persita karena William Pacheco dan kawan-kawan sangat apik menjaga daerah pertahanan mereka.
Persita baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-54, setelah menyerang bertubi-tubi.
Berawal dari sebuah counter-attack, Irsyad Maulana melepaskan umpan terobosan yang mampu dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Taufiq Febriyanto. Skor menjadi imbang 1-1.
Kedua tim masih terus berupaya agar bisa kembali mencetak gol kemenangan. Namun setelah itu, tensi laga agak menurun yang membuat kedua tim lebih banyak memainkan bola di lini tengah.
Sampai dengan menit ke-75, skor 1-1 masih bertahan. Bali United mulai kembali menguasai jalannya pertandingan, meski belum ada peluang berbahaya yang mereka kreasi.
Pertandingan masih ketat hingga menit-menit akhir waktu normal. Sayangnya hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit, tidak ada gol lagi yang tercipta. Kedua tim bermain imbang 1-1.
Susunan Pemain:
Persita Tangerang (4-3-3): Try Hamdani; Herwin Tri, Kevin Gomes, Muhammad Toha, Syaeful Anwar; Adittia Gigis, Mohammad Kanu, Taufiq Febriyanto; Hardianto, Aldi Al Achya, Irsyad Maulana.
Pelatih: Widodo C Putro (Indonesia)
Bali United (4-3-3): Wawan Hendrawan; Leonard Tupamahu, William Pacheco, Gavin Kwan; Michael Orah, Hariono, Kadek Agung; Rizky Pellu; Rahmat, Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic.
Pelatih: Stefano Cugurra Teco (Brasil)
Berita Terkait
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Sanksi Kartu Kuning Paksa Mauricio Souza Absen, Ricky Nelson Pimpin Persija di Kandang Bali United
-
Persija Tanpa Mauricio Souza di Kandang Bali United, Sanksinya Bikin Kaget!
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia
-
Bali United Perkuat Ekosistem Klub lewat Kerja Sama Strategis di Super League
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Kai Havertz Cedera Lagi! Arsenal Terancam Dikudeta dari Puncak Klasemen?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat