Suara.com - Bali United optimistis bakal memberikan penampilan yang terbaik dalam laga delapan besar Piala Menpora, setelah bermain imbang 1-1 dengan Persita Tangerang dalam laga terakhir Grup D Piala Menpora, Jumat (2/4/2021) sore.
"Tentu saja di perempat final tim harus bekerja lebih bagus lagi di lapangan. Saat babak penyisihan grup ini ada tiga pertandingan yang berdekatan," kata penyerang Bali United Ilija Spasojevic, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (3/4/2021).
"Jadi saat ini tim punya waktu istirahat sekaligus memiliki persiapan yang lebih matang di babak berikutnya. Semoga tim bisa meraih hasil terbaik di babak selanjutnya," tambah Spaso, sapaan akrabnya.
Skuad berjuluk Serdadu Tridatu itu telah mengamankan satu tiket menuju babak delapan besar Piala Menpora 2021, setelah mengumpulkan 5 poin dari dua kali imbang dan satu kemenangan di bawah juara grup D, Persib Bandung.
Sebagai pemain yang lama bermain di Indonesia, pemilik nomor punggung 9 itu tahu keresahan yang terjadi di suporter dan penonton layar kaca, dan menanggapi dengan bijaksana.
Pemain yang telah mengantongi tujuh gelar juara selama kariernya itu pun akan berjuang maksimal untuk kembali mempersembahkan trofi juara untuk pendukung setia Bali United.
Sementara itu, Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra mengaku puas dengan performa timnya dalam laga terakhir melawan Persita meski hanya meraih hasil imbang.
Dengan hasil imbang itu, permainan skuad Serdadu Tridatu pun menuai kritik dari suporter dan penonton di rumah Bali United karena gagal menambah poin dan harus puas di posisi runner-up Grup D.
Coach Teco, sapaan akrab Stefano, berkaca pada pengalaman dua tahun lalu pada kompetisi pramusim di situasi yang sama menjadikannya sebuah pelajaran berharga untuk tidak mengulang kegagalan kembali.
Baca Juga: Merasa Lebih Hebat dari Ronaldo dan Messi, Kylian Mbappe Mulai Arogan?
"Ya, kompetisi pertama saya di Bali United tahun 2019 ialah Piala Presiden. Saat itu tim sudah menang dua pertandingan dan waktu itu tim hanya butuh satu poin buat lolos grup. Tim saat itu bermain menyerang dan menyerang yang pada akhirnya tim mengalami kekalahan. Kekalahan itu membuat Bali United gagal lolos dari fase grup," kata Teco.
"Hal itu menjadi pelajaran buat saya untuk memperbaiki tim dengan cukup satu poin saja agar punya modal lanjut ke babak berikutnya," tegasnya seperti dimuat Antara.
Selain itu, pelatih terbaik dua periode itu juga ingin menghindarkan skuad asuhannya mengalami cedera dari padatnya kompetisi yang akan dihadapi.
Berita Terkait
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia