Suara.com - Perdana Menteri Italia Mario Draghi mendukung sikap tegas UEFA menolak rencana diadakannya European Super League atau Liga Super Eropa yang digagas oleh 12 klub besar Eropa termasuk tiga tim dari Italia.
Dalam sebuah pernyataan dilansir AFP, Senin (19/4/2021), Draghi menyatakan bahwa pemerintah mengikuti perdebatan yang terjadi seputar proyek kompetisi Liga Super Eropa yang bakal menjadi pesaing Liga Champions milik UEFA itu.
“(Istana Kepresidenan) Roma sangat mendukung posisi otoritas sepak bola Italia dan Eropa untuk mempertahankan kompetisi nasional, nilai-nilai meritokratis dan fungsi sosial olahraga,” tulisnya.
Draghi juga mendukung AS Roma yang menjadi salah satu klub yang tidak masuk ke dalam rencana gelaran Liga Super Eropa.
Sebelumnya, wacana pembentukan Liga Super Eropa juga telah menuai kecaman dari beberapa kepala negara dan asosiasi sepak bola, termasuk badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyebut rencana kompetisi terpisah itu akan mengancam keberlangsungan sepak bola sebagai olahraga terbesar di dunia. Ia menyebutnya sebagai bentuk “penghinaan” terhadap fan.
Sebanyak 12 klub elite Eropa telah sepakat berpartisipasi dalam ESL. Mereka terdiri dari enam tim Liga Inggris, yakni Manchester United, Liverpool, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.
Tiga tim Liga Italia yang meliputi Juventus, AC Milan dan Inter Milan. Serta tiga tim Liga Spanyol, yaitu Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.
UEFA mengancam para pemain yang terlibat dalam ESL akan dilarang berlaga di turnamen resmi yang diselenggarakan FIFA maupun konfederasi sepak bola kontinental, termasuk Piala Dunia dan Euro. (Antara)
Baca Juga: Hasil Piala Menpora 2021: Semifinal dan Jadwal Final Persija Vs Persib
Berita Terkait
-
Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia
-
Buntut Panjang Kasus Rasisme Vinicius Jr, Muncul Wacana Prestianni Law
-
Juventus Alami 3 Kekalahan, Spalletti: Menang Lawan Como Jadi Harga Mati!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?