Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta bersikeras menganggap timnya lebih baik dari Everton meski skor akhir laga pekan ke-33 Liga Inggris menunjukan 0-1 untuk kemenangan lawannya.
Duel Arsenal vs Everton yang tersaji di Emirates Stadium itu berlangsung ketat. The Gunners kebobolan setelah kiper Bernd Leno melakukan blunder fatal pada menit ke-76.
Leno saat itu coba mengamankan umpan Richarlison dari sisi kanan kotak penalti. Namun, tangkapannya kurang sempurna hingga bola melewati kolong kakinya dan masuk ke gawang sendiri.
Merujuk statistik, Arsenal memang unggul mulai dari penguasaan bola hingga jumlah penciptaan peluang. Mereka bahkan memiliki kesempatan mencetak gol setelah mendapat hadiah penalti.
Namun hadiah titik putih itu pada akhirnya dianulir wasit setelah meninjau video assistant referee (VAR).
Mikel Arteta pun menuding kekalahan Arsenal ada kaitannya dengan keputusan-keputusan wasit yang dia anggap patut dipertanyakan.
"Kami adalah tim yang lebih baik tetapi ada keputusan tertentu yang tidak dapat kami kendalikan," kata Arteta dikutip dari BBC, Sabtu (24/4/2021).
"Untuk menganulir penalti 15 detik sebelumnya - [kami memiliki] delapan atau sembilan sentuhan [setelah Pepe dinyatakan offside]."
"Saya melihatnya 10 kali dan saya tidak mendapatkannya. Itu dapat dilakukan sesuai keinginan mereka. Tanpa kendali. Seseorang harus menjelaskan itu," tambahnya.
Baca Juga: Mikel Arteta Sebut Arsenal Pantas Main di Liga Super Eropa
Kekalahan ini membuat Arsenal gagal menggusur Everton dari peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris.
The Gunners masih tertahan di peringkat kesembilan dan selisih poin mereka dengan pasukan Carlo Ancelotti kian melebar menjadi enam poin.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Dipecundangi Everton 0-1
-
Arsenal vs Everton: Leno Bunuh Diri, The Gunners Tersungkur di Kandang
-
Arsenal Vs Everton, Ancelotti: Bukan Pertandingan Menentukan, Tapi Penting
-
Arsenal Vs Everton, Tiga Poin Harga Mati buat Mikel Arteta
-
De Bruyne Kemungkinan Bisa Perkuat Man City di Final Piala Liga Inggris
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris