Suara.com - Pelatih kepala PSS Sleman Dejan Antonic mengaku puas dengan capaian timnya yang berhasil merebut peringkat ketiga turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
PSS memenangi laga perebutan peringkat ketiga dengan skor 2-1 atas PSM Makassar, kendati mereka harus menuntaskan pertandingan hanya dengan 10 pemain di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Memimpin lewat eksekusi penalti Irfan Jaya pada menit ke-30, PSS harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain lantaran kartu merah yang diterima Fandhy Imbiri delapan menit kemudian.
Keunggulan itu sempat hilang akibat gol Sutanto pada menit ke-59, tetapi lima menit berselang Irkham Mila mampu membawa PSS kembali memimpin dan mempertahankannya hingga bubaran.
Antonic memuji daya juang skuad Elang Super Jawa, yang mampu memberi perlawanan bahkan mencetak gol penentu kemenangan ketika sudah melakoni situasi 10 lawan 11.
"Saya harus berterima kasih kepada seluruh pemain, dan elemen di tim ini termasuk suporter. Hasil yang sangat penting untuk kami. Secara umum laga yang sulit karena kami sempat unggul dan mendapat kartu merah," kata Dejan Antonic seperti dimuat Antara.
Dejan meyakini pengalaman di Piala Menpora akan menjadi pelajaran berharga bagi timnya dalam persiapan menyongsong kompetisi Liga 1 yang rencananya bergulir mulai 3 Juli nanti.
"Kami melaksanakan turnamen ini, dengan hasil yang memuaskan. Kami akan kembali ke Sleman untuk menikmati prestasi ini," Dejan usai pertandingan.
Penalti pukul mental PSM
Baca Juga: Kalahkan PSM Makassar, PSS Sleman Tempati Posisi Tiga Piala Menpora 2021
Sementara itu, Pelatih PSM Makassar Syamsyuddin Batolla mengaku hukuman tendangan penalti membuat mental pemainnya terpukul, terlebih skuadnya tidak diperkuat pemain asing dalam turnamen kali ini.
"Kami masih mengandalkan pemain materi lokal. Kami memberikan kesempatan pemain muda tetapi mentalnya masih perlu dibenahi," kata Syamsyuddin.
Bek PSM Hasim Kipuw menilai kekalahan kontra PSS menjadi pelajaran berharga terutama bagi para pemain muda yang butuh menambah jam terbang.
"Kami sudah menjalankan instruksi pelatih, tetapi usaha masih kurang dan harus bekerja keras lagi terutama pemain muda yang masih membutuhkan banyak pengalaman," katanya.
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas