Suara.com - Persis Solo terus berburu pemain berkualitas semenjak diakuisisi oleh putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Terkini, nama eks striker Timnas Indonesia, Beto Goncalves dikabarkan segera merapat.
Melansir dari Solopos.com, jaringan Suara.com, Beto Goncalves tinggal selangkah lagi gabung Persis Solo. Menurut sumber yang menolak disebutkan namanya, penyerang 40 tahun itu merapat ke Laskar Sambernyawa dengan status pinjaman dari Madura United.
“Saya dengar negosiasi terkait gaji sang pemain sudah berjalan. Nilai itu [gaji] akan menjadi kunci jadi tidaknya Beto pindah ke Persis. Namun info terakhir saya dengar sudah deal,” ujarnya.
Jika terealisasi, kehadiran Beto bakal membuat lini depan Persis makin ganas. Sebelumnya mereka sudah mengamankan kontrak Assanur Rijal dan Marinus Wanewar.
Selain Beto, nama sejumlah penyerang berlabel timnas juga tengah jadi buruan. Bahkan gosipnya juru gedor jempolan macam Miftahul Hamdi, Azka Fauzi, Irfan Jauhari, dan Agi Pratama tinggal menunggu diresmikan.
Selain lini depan, barisan pertahanan belakangan juga menjadi prioritas Persis. Laskar Sambernyawa disebut cukup serius untuk mendatangkan duo PSM, Erwin Gutawa (bek) dan Hilman Syah (kiper).
Persis tampaknya bakal mendapatkan tantangan untuk memboyong Hilman Syah karena sang kiper telah terikat kontrak di PSM hingga akhir tahun 2021. Praktis Persis harus menebusnya dengan biaya transfer apabila ingin mendapatkan servis bintang Piala Menpora itu.
''Kami belum bisa komentar soal ini [pendekatan dengan kedua pemain],'' ujar Press Officer Persis, Bryan Barcelona.
Selain itu, bek serba bisa asal Persiraja Banda Aceh, Ganjar Mukti, juga jadi incaran Persis. Bahkan kabarnya Kaesang sendiri langsung mengunjungi satuan Ganjar Mukti yang merupakan anggota aktif TNI AD untuk meminta izin agar sang pemain dilepas ke Persis.
Baca Juga: Demi Mengamankan Pemain Bintang, Bos Persis Solo Lakukan Lobi-Lobi
Berita Terkait
-
Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi
-
Bukan Ancaman, Gerindra Sebut Kaesang Nyaleg di Jateng V Bikin Demokrasi Semarak
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi
-
Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026
-
Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
-
30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA
-
Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah
-
Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16
-
Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian
-
Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
-
Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif