Suara.com - Skuad Persebaya Surabaya telah menjalani latihan terakhirnya di bulan Ramadhan, Selasa (4/5/2021) kemarin. Menariknya, pemain trial Johan Yoga mampu membuktikan tajinya dengan mencetak hat-trick dalam game eksibisi melawan PSID Jombang.
Kendati dalam kondisi puasa, pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku cukup puas dengan penampilan anak-anak asuhnya.
"Kalau uji coba ini sifatnya cuma untuk menjaga kondisi anak-anak. Posisinya juga sedang puasa, jadi saya nggak bisa terlalu push mereka untuk benar-benar fight. Tapi, paling tidak mereka bisa menjaga permainan sepakbola ala Persebaya," papar Aji seperti dimuat Times Indonesia --jaringan Suara.com.
Adapun untuk nasib tiga orang pemain trial, pelatih berlisensi AFC Pro tersebut telah menentukan pilihannya.
"Johan Yoga sama Risky yang masih bisa bergabung tanggal 19 (Mei) nanti. Tapi untuk Daud Yafet untuk saat ini belum bisa," ungkap Aji.
Dengan demikian, Aji mengaku Persebaya tidak akan merekrut striker lokal yang sudah matang untuk mengarungi Liga 1 2021 nanti. Dirinya lebih memilih untuk 'mencetak' striker baru dari kalangan pemain muda.
"Saya sudah ada striker, saya tidak akan mengambil striker yang sudah jadi," klaim pelatih berusia 51 tahun itu.
"Saya sudah sampaikan ke pak Candra (manajer Persebaya), kalau ada pemain muda yang punya kualitas menurut pengamatan saya, akan saya ambil. Jadi, kami nambah striker asing aja," terangnya.
Per hari ini hingga dua pekan, para penggawa Bajul Ijo --julukan Persebaya-- pun diberi kesempatan untuk menikmati libur Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Baca Juga: Pemain Latihan Mandiri, Robert Alberts Harap Skuad Persib Fit Tepat Waktu
"Namun saya juga berpesan kepada pemain untuk tetap latihan selama berada di rumah. Jadi, saya nggak mau pemain saya pulang dalam kondisi yang kosong (fisiknya). Minimalnya 60-70 persen lah," tukas Aji.
Persebaya akan kembali melakoni latihan bersama pada 19 Mei nanti. Para pemain akan langsung digeber tes fisik untuk mengetahui kondisi pasca libur.
Ini termasuk dua pemain trial yang lanjut, yakni striker Johan Yoga dan bek kanan Arisky Wahyu Satria.
Berita Terkait
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
-
Persebaya Surabaya Ngamuk, Hajar Arema FC 4 Gol Tanpa Balas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?