Suara.com - PSS Sleman menerapkan disiplin dan protokol kesehatan secara ketat bagi para pemain sebelum dimulainya latihan bersama persiapan menghadapi Liga 1 2021, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
"Sebelum berangkat dari rumah masing-masing (H-1), semua pemain wajib tes swab antigen," kata Dokter Tim PSS Elwizan Aminuddin, dikutip Antara dari laman resmi klub, Rabu (19/5/2021).
Untuk pemain yang hasil tesnya negatif COVID-19, kata dia, diperbolehkan berangkat, sedangkan yang mendapati hasil positif wajib isolasi mandiri 10 hari di rumah.
Sesampainya di Sleman, Dokter Amin, sapaan akrab Elwizan dan tim medis tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang "up to date" bagi Kim Jeffrey Kurniawan dan kolega.
Begitu para pemain tiba di Mess PSS, Rabu ini, mereka diwajibkan kembali menjalani tes swab antigen.
Bagi yang mendapatkan hasil negatif langsung masuk mess dan bisa ikut kegiatan tim, lanjut dia, sedangkan yang positif langsung masuk ke ruang isolasi mandiri sepuluh hari.
Tentu saja, kata Dokter Amin, pemain yang bersangkutan tidak boleh ikut dalam kegiatan tim, dan setelah selesai menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari akan di swab antigen ulang.
"Tim medis PS Sleman berkomitmen tetap menjalankan protokoler kesehatan hingga sampai akhir pandemi," tegasnya.
PSS Sleman meliburkan para pemainnya sejak 25 April lalu usai mengikuti gelaran turnamen Piala Menpora 2021.
Baca Juga: Kangen Timnas Indonesia, Egy Maulana Lupakan Jet Lag dan Langsung Latihan
Setelah diliburkan selama 21 hari, para penggawa Super Elang Jawa akan kembali dikumpulkan di Sleman pada 19 Mei ini untuk persiapan memulai latihan bersama.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
Kendal Tornado FC Diimbangi PSS Sleman, Stefan Keeljtes Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain
-
Patrick Cruz: Detail-detail Kecil Akan Menentukan Hasil vs PSS Sleman
-
Jaga Asa Promosi, Kendal Tornado FC Tekad Ulangi Memori Manis Lawan PSS Sleman
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia