- Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, tetap berkomitmen menjadi WNI meskipun sempat mempertimbangkan polemik paspor yang terjadi di sepak bola Belanda.
- Pemain kelahiran tahun 2001 tersebut memandang ambisi membela Timnas Indonesia sebagai impian besar demi mewakili tanah kelahiran ibunya.
- Zandbergen mencatatkan performa produktif dengan 13 gol di Liga Belanda, menjadikannya kandidat kuat untuk memperkuat lini serang Timnas.
Suara.com - Polemik paspoortgate yang mengguncang sepak bola Belanda ternyata tidak sedikit pun menyurutkan niat striker keturunan yang produktif cetak gol, Dean Zandbergen untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia.
Dalam sebuah siniar di kanal YouTube FC AFKICKEN, penyerang VVV-Venlo ini mengakui bahwa polemik yang menyeret puluhan pemain tersebut memang sempat membuatnya berpikir ulang.
Namun pada akhirnya, ia justru merasa beruntung karena prosesnya belum berjalan sejauh itu.
"Ya, memang dengan seluruh itu, wajar saja kalau kamu berpikir, apakah ini keputusan yang tepat untuk diambil sekarang?" ujar Zandbergen.
"Jadi di satu sisi aku justru senang bahwa aku belum memiliki paspor itu, karena kalau sudah, kamu juga akan menghadapi semua keributan itu," jelasnya.
Meskipun demikian, ketika ditanya mengenai keinginannya membela tanah air sang ibu yang berasal dari Depok, Zandbergen tanpa ragu menegaskan bahwa hal itu tetap menjadi sebuah impian besar baginya.
"Jadi, ya, aku akan berbohong kalau bilang aku tidak menginginkannya. Bisa bermain untuk sebuah negara," ucap Zandbergen.
"Dalam hal ini dari pihak ibu saya juga masih ada keluarga di sana, itu memang sebuah impian," tutur pesepak bola kelahiran 5 September 2001 itu.
Keteguhan hati Zandbergen ini menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia, yang memang tengah membutuhkan penyegaran di lini depan. Kualitasnya pun tak perlu diragukan.
Baca Juga: Cetak Brace dan Jadi Kapten, 2 Fakta Debut Putu Ekayana Bersama Timnas Indonesia U-17
Musim ini, striker berusia 24 tahun itu tampil tajam dengan torehan 13 gol dan tiga assist dari 32 penampilannya di kasta kedua Liga Belanda.
Secara statistik, penyerang berpostur 188 cm ini bahkan jauh lebih produktif dibandingkan beberapa striker naturalisasi lain yang sudah lebih dulu dipanggil, seperti Mauro Zijlstra dan Jens Raven.
Dengan performa dan komitmen yang ia tunjukkan, namanya layak menjadi prioritas utama bagi pelatih John Herdman.
Berita Terkait
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid