Suara.com - Penyerang kawakan Manchester United (MU), Edinson Cavani secara khusus mewaspadai taktikal dari pelatih Villarreal, Unai Emery, jelang kedua tim bentrok dalam laga final Liga Europa 2020/2021.
Cavani akan memimpin lini serang Manchester United menghadapi Villarreal besutan Emery di Polsat Plus Arena, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB nanti.
Emery bisa dibilang adalah 'raja'-nya Liga Europa. Saat masih menukangi Sevilla, Emery sukses merengkuh trofi kompetisi antarklub kasta kedua Eropa itu sebanyak tiga kali, yakni secara back-to-back pada 2014-2016.
Bahkan, Emery juga berhasil membawa Arsenal ke final Liga Europa pada 2019 lalu, namun timnya dikalahkan Chelsea di final.
Sementara itu, Cavani sendiri pernah dilatih langsung oleh Emery pada periode 2016-2018, saat pelatih berusia 49 tahun itu masih membesut Paris Saint-Germain (PSG).
Sebagai mantan anak asuh Emery, Cavani mengakui bahwa pelatih berpaspor Spanyol itu adalah juru tkatik yang luar biasa.
"Kami pernah bersama di Paris. Semenjak Unai datang ke Paris, dia menunjukkan gairahnya yang besar akan sepakbola. Saya bisa bilang bahwa dia adalah pelatih top," kata Cavani seperti dimuat Tribal Football, Rabu (26/5/2021).
Cavani menyebut bahwa Emery merupakan tipikal manajer yang sangat cermat dalam menganalisis permainan lawan.
"Kami (Manchester United) harus mewaspadai taktiknya pada laga nanti. Saya pribadi sangat menyukai gaya kepelatihannya," tutur penyerang veteran Uruguay yang juga top skor sepanjang masa PSG itu.
Baca Juga: Solskjaer Semringah Sir Alex Ferguson Dampingi Skuad MU di Final Liga Europa
"Unai pelatih yang menuntut pemainnya untuk bekerja keras dan dia mempersiapkan timnya dengan baik untuk final Liga Europa. Dia pasti menganalisa segala sesuatunya dengan sangat baik," sambung Cavani.
Meski demikian, Cavani yakin kans Manchester United menjuarai Liga Europa musim ini besar.
"Dari pengalaman saya, saya tahu bahwa detail kecil akan menentukan pertandingan ini. Sebuah tim bisa menang karena aspek-aspek kecil, sehingga kami harus benar-benar fokus," ucap Cavani.
"Kami harus bermain dengan sempurna. Tapi, saya yakin peluang kami besar untuk jadi juara," sesumbarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Manchester United Diam-diam Pantau Striker Crystal Palace
-
Enzo Maresca Dipecat, Ruben Amorim Menyusul? Oliver Glasner Siap Jadi Pengganti
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Manchester United Mau Pulangkan Scott McTominay, Napoli: Emang Punya Duit Rp1,2 Triliun?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik