Bola / Liga Inggris
Minggu, 22 Februari 2026 | 22:00 WIB
Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal lewat gol Matheus Cunha dalam lanjutan Premier League yang berlangsung di Emirates Stadium, Senin (26/1) dinihari WIB. [Manutd.com]
Baca 10 detik
  • Emile Heskey menyarankan pelatih interim MU, Michael Carrick, menempatkan Benjamin Sesko sebagai pemain pengganti.
  • Sesko telah mencetak lima gol dalam enam pertandingan terakhir di bawah arahan pelatih baru Carrick.
  • Heskey menilai Matheus Cunha lebih cocok menjadi starter karena menawarkan serangan yang lebih dinamis bagi tim.

Suara.com - Legenda Inggris, Emile Heskey, menyarankan pelatih interim Manchester United Michael Carrick untuk tidak langsung memasang Benjamin Sesko sebagai starter, meski sang striker mulai menunjukkan peningkatan performa.

Didatangkan dengan nilai transfer 74 juta poundsterling musim panas lalu, Sesko sempat menuai kritik tajam. Di era Ruben Amorim, striker asal Slovenia itu hanya mencetak dua gol dari 21 penampilan sebelum sang pelatih dipecat bulan lalu.

Namun sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih, grafik permainan Sesko meningkat drastis. Ia sukses mengemas lima gol dalam enam pertandingan terakhir.

Meski mengakui kualitas Sesko, Heskey menilai Carrick sebaiknya tetap menempatkan mantan penyerang RB Leipzig itu sebagai supersub.

Ia justru mendorong agar Matheus Cunha dipercaya sebagai starter.

“Posisi penyerang tengah adalah posisi yang sulit bagi Manchester United saat ini,” ujar Heskey dilansir dari Metro.uk

5 Fakta Menarik Usai Kemenangan Manchester United 3-2 atas Fulham, Carrick Masuk Buku Sejarah {@premierleague]

“Saya menilai Benjamin Sesko dan ingin melihatnya jadi starter karena dia penyerang tradisional. Tapi masalahnya bagaimana memasukkan Matheus Cunha, Bruno Fernandes, dan Bryan Mbeumo dalam tim utama.”

Menurut Heskey, Cunha menawarkan mobilitas lebih tinggi di lini depan.

“Kalau saya jadi Michael Carrick, saya akan memainkan Cunha sebagai ujung tombak. Dia memberi serangan lebih dinamis dan memulai kariernya dengan sangat baik di klub.”

Baca Juga: Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City

Heskey juga menyoroti besarnya tekanan bermain di Old Trafford. Ia menilai tidak semua pemain bisa langsung beradaptasi dengan ekspektasi tinggi di klub sebesar Manchester United.

“Secara teknis Sesko sangat bagus. Tapi bermain di lingkungan seperti Manchester United tidak mudah. Ada ekspektasi besar,” jelasnya.

Ia bahkan membandingkan dengan pengalamannya sendiri saat pindah dari Leicester City ke Liverpool.

“Di klub besar ada mentalitas harus menang. Bukan ‘kalau menang’, tapi ‘harus menang’. Itu tekanan yang berbeda.”

Load More