Suara.com - Zinedine Zidane meninggalkan Real Madrid sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah klub Ibu Kota Spanyol, mengakhiri tugas keduanya sebagai pelatih. Tercatat, selama membesut Real Madrid, Zidane mempersembahkan 11 trofi.
Hanya Miguel Munoz yang memenangkan lebih banyak trofi daripada Zidane 11, yaitu 14. Akan tetapi perbandingan era kepelatihan dan jumlah pertandingan Munoz dengan Zidane sangat jauh, yaitu 342 pertandingan.
Total, Munoz memimpin Madrid di 605 pertandingan. Sementara Zidane, sebanyak 263 kali dari dua era kepelatihan.
Itu berarti Zidane telah memenangkan satu trofi setiap 23 pertandingan untuk Real Madrid, memberinya rasio terbaik dari pelatih manapun dalam sejarah mereka.
Mantan gelandang itu pergi setelah mencatatkan kemenangan 174 kali, seri 53 kali dan kalah 36 kali dari 263 pertandingan.
Hubungan Zidane dengan Real Madrid dan Jabatan yang Pernah Diembannya
Memperkuat Real Madrid sebagai gelandang serang di tahun 2001 hingga 2006, Zidane kembali ke Santiago Bernabeu pada tahun 2010 sebagai penasihat khusus Los Blancos sesuai permintaan pelatih El Real kala itu, Jose Mourinho.
Pada 2011 Zidane ditunjuk menjadi direktur olahraga Real Madrid, dan dua tahun kemudian diangkat sebagai asisten pelatih di era Carlo Ancelotti.
Juni 2014, Zidane ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid Castilla. Tahun 2016, kiprahnya sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa pun dimulai.
Baca Juga: Real Madrid Ikhlas Ditinggal Pergi Zinedine Zidane
Rekam jejak Zidane sebagai pelatih tim utama Madrid berawal dari penunjukkan dirinya sebagai entrenador Los Blancos pada 4 Januari 2016. Ketika itu Zidane menggantikan Rafael Benitez yand dipecat menyusul buruk performa Sergio Ramos cs.
Pada tahun 2018, Zidane meninggalkan Real Madrid usai memenangi trofi Liga Champions ketiganya bersama El Real secara beruntun. Dan kembali setahun kemudian, 2019, menggantikan Santiago Solari.
Di dua era kepelatihannya, Zidane berhasil mempersembahkan 11 trofi. Yaitu dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dua gelar Piala Dunia Antarklub dan tiga trofi Liga Champions.
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Minta Jersey Vinicius Jr, Bek Benfica Diserang Suporter
-
Skenario Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Arsenal Bisa Jumpa Manchester City
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli Klub Kasta Kedua Spanyol, Begini Komentarnya
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Eropa: Calvin Verdonk Cs Hadapi Tim yang Diperkuat Bek Keturunan
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman