Suara.com - Manajemen Madura United berharap jadwal Liga 1 2021 segera disusun, menyusul telah diputuskannya gelaran kompetisi tersebut pada Kongres PSSI dan dikeluarkannya izin keramaian oleh Polri.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq, dikutip dari laman resmi klub, Senin, memberikan catatan bahwa jadwal kompetisi dengan format seri itu agar disusun dengan matang dan tidak ada klub yang dirugikan.
"Harus segera gerak cepat untuk susun jadwal juga, bikin jadwal itu yang tidak merugikan klub. Soalnya, sebelum-sebelumnya setelah jadwal dikeluarkan, masih banyak klub yang mengajukan revisi atau keberatan," katanya.
Pria yang familiar disapa Habib itu juga mengingatkan agar regulasi Liga 1 2021 segera dipersiapkan dan dikeluarkan secara detail.
Kongres PSSI pada Sabtu (29/5/2021) menghasilkan keputusan salah satunya kepastian sepak mula Liga 1 2021 diundur ke tanggal 10 Juli 2021, dari rencana sebelumnya mulai tanggal 3 Juli 2021.
Adapun Liga 2 2021 dilaksanakan sekitar 14 hari setelah sepak mula Liga 1, sementara Liga 1 Putri 2021 tidak akan digulirkan.
Izin keramaian Liga 1 dan 2 Indonesia 2021-2022 telah diserahkan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora Zainudin Amali di Mabes Polri pada Senin (31/5/2021).
Kompetisi itu akan berlangsung dengan format liga penuh, tetapi dengan sistem seri, yakni enam seri sebagaimana yang sudah disepakati dalam Kongres PSSI 2021, dan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa.
Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta. Klaster kedua yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.
Baca Juga: Dibuat Sakit Hati Real Madrid, Ini Pemberitaan yang Bikin Zinedine Zidane 'Meledak'
Sementara itu, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengintensifkan persiapan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 setelah diterbitkannya izin keramaian untuk liga.
Direktur Operasional LIB Sudjarno menyebut bahwa pihaknya akan segera merampungkan jadwal lengkap liga dalam waktu dekat.
"Jadwal itu juga untuk melengkapi permintaan dari Polri," ujar Sudjarno. (Antara)
Berita Terkait
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026