Suara.com - Gelandang sentral Timnas Prancis, Paul Pogba mengaku dirinya dan rekan-rekan setim tak akan terlena meski skuad Les Bleus untuk Euro 2020 nanti bertabur bintang. Pogba mengakui skuad Prancis akan menatap satu demi satu laga di Euro dengan waspada.
Skuad Prancis racikan pelatih Didier Deschamps memang terbilang wah, dengan sederet pemain kelas dunia menghuni semua lini.
Ini termasuk trio maut; Kylian Mbappe, Karim Benzema dan Antoine Griezmann yang mengisi lini depan Prancis.
Meski demikian, Pogba ogah terlena meski Prancis, yang berstatus juara Piala Dunia 2018, sangat difavortikan untuk menjadi kampiun Euro 2020.
"Anda tidak boleh menganggap diri Anda terlalu cantik atau sempurna. Dan saya pikir, saya dan kami semua memang takkan begitu. Saya tidak ingin lengah karena saya rasa kami telah dibangun dengan cukup," ucap Pogba kepada TF1, Senin (7/6/2021).
"Memang menakutkan bagi tim lain, namun bisa jadi menakutkan juga bagi kami. Kami bisa merasa tertekan karena memiliki tim seperti ini, bahwa kami merasa pasti menang atau bahkan merasa akan selalu mencetak tiga gol," sambung bintang Manchester United itu.
"Orang-orang akan berekspektasi. Tapi itu bukan sepakbola, ego yang akan membunuh Anda. Di skuad ini, tidak ada. Ya, tidak ada yang lebih tinggi daripada yang lain," celoteh Pogba.
"Kami punya trio maut di lini depan, tapi tetap saja, kami harus memenuhi ekspektasi itu, untuk menjadi juara Euro tahun ini."
"Menjadi juara dunia dan memiliki tim seperti ini, kami akan dibebani harapan untuk menjadi lebih hebat lagi."
Baca Juga: Jadi Kapten Inggris untuk Pertama Kalinya, Rashford Super Pede Tatap Euro 2020
"Tapi, kami harus tetap rendah hati. Saya ingin mengutarakan pesan ini; (juaranya) belum ditentukan. Kami banyak mendengar omongan, namun kaki kami akan tetap menapak bumi," pungkas pemain berusia 28 tahun itu.
Di Euro 2020, Prancis sendiri menghuni grup neraka, yakni grup F bersama Jerman, Portugal dan Hungaria.
Skuad Les Bleus akan mengawali kiprah mereka di Euro dalam super big match kontra Jerman, 16 Juni nanti.
Berita Terkait
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
-
Laga Terbaik Piala Dunia 2026? Inggris Kalahkan Prancis 6-4, Ending-nya Bikin Haru
-
Kylian Mbappe Jauhi Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor Piala Dunia 2026
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum