Suara.com - Bek Timnas Turki, Umut Meras meminta maaf setelah timnya kalah 0-2 dari Timnas Wales dalam matchday kedua Grup A Euro 2020 di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB.
Kekalahan itu semakin memalukan lantaran Turki tampil di hadapan presidennya, Recep Tayyip Erdogan, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan didampingi Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev serta Presiden UEFA Aleksander Ceferin.
Sementara Wales mengemas dua gol kemenangan lewat Aaron Ramsey dan Connor Robert yang disajikan kaptennya Gareth Bale, Turki tampil begitu tumpul di lini depan serangan mereka.
Kapten Burak Yilmaz membuang sia-sia peluang bagus di mulut gawang Wales ketika menerima umpan sundulan Kaan Ayhan, tetapi malah melepaskan tembakan voli yang melambung tinggi dari sasaran.
Dua peluang bagus Turki lainnya lahir dari sundulan Ayhan dan Merih Demiral dalam situasi sepak pojok, yang sayangnya selalu bisa digagalkan oleh barisan pertahanan Wales.
"Saya ingin meminta maaf. Kami sangat ingin menang malam ini, tapi itu saja tidak cukup," kata Meras dilansir Antara dari laman resmi UEFA.
"Kami masih punya satu pertandingan lagi dan akan berusaha sekuat tenaga agar bisa menang melawan Swiss," ujarnya menambahkan.
Kekalahan itu praktis membuat Turki terpaku di dasar klasemen Grup A dan hampir dipastikan tak lagi punya kans lolos ke babak 16 besar, mengingat mereka memiliki nol poin dan selisih gol -5.
Turki akan menutup penampilan mereka di Grup A dengan menghadapi Swiss di Baku pada Minggu (20/6/2021).
Baca Juga: Gol Semata Wayangnya Menangkan Rusia, Aleksey Miranchuk: Yang Terpenting 3 Poin!
Tag
Berita Terkait
-
Kemenangan Italia atas Swiss Memakan Korban, Chiellini Cedera
-
Euro 2020: Tampil Menggila di Dua Laga, Italia Enggan Dianggap Favorit Juara
-
Hasil Bola Tadi Malam Euro 2020: Italia ke 16 Besar, Turki Ambyar
-
Hasil Italia vs Swiss: Locatelli antar Gli Azzurri ke Babak 16 Besar
-
Belanda Hadapi Austria, Matthijs de Ligt Siap Tempur
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986