Suara.com - Timnas Inggris diwanti-wanti untuk tampil mengesankan saat menghadapi Republik Ceko dalam matchday terakhir Grup D Euro 2020 yang akan berlangsung dihadapan publik mereka sendiri di Stadion Wembley, London, Rabu (23/6/2021) dini hari WIB.
Tim berjuluk Tiga Singa mendapat cemooh fans setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Skotlandia pada matchday kedua, Sabtu (19/6/2021) lalu.
Performa loyo Inggris yang cuma mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran dalam laga itu, menimbulkan kekhawatiran bahwa tampil dihadapan publik sendiri mungkin akan jadi bumerang bagi mereka.
Namun pelatih Gareth Southgate menegaskan bahwa situasi itu bukanlah persoalan yang harus dibesar-besarkan. Phil Foden dan kawan-kawan cuma harus menunjukan performa terbaik alias tidak bikin malu di laga nanti.
“Kami bermain untuk Inggris, kami berada di Wembley, kami berada di turnamen besar dan kami harus mengatasinya," kata Gareth Southgate dikutip dari The Guardian, Selasa (22/6/2021).
"Kami harus menghasilkan sepak bola yang memberikan kegembiraan kepada penonton, hasil yang mereka inginkan," tambahnya.
Inggris dan Republik Ceko sejatinya sudah dikonfirmasi lolos ke 16 besar Euro 2020 setelah rampungnya matchday terakhir Grup B dan C Senin atau Selasa (22/6/2021) dini hari WIB tadi.
Apapun hasil di matchday terakhir Grup D ini, Inggris dan Ceko sudah dipastikan menggenggam satu tiket ke fase knock-out, setidaknya lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Meski demikian, kemenangan atas Republik Ceko masih jadi prioritas apabila The Three Lions ingin melaju ke babak 16 besar dengan status juara Grup D.
Baca Juga: Jadwal Euro 2020 Malam Ini, 23 Juni 2021: Ada Ceko vs Inggris, dan Kroasia vs Skotlandia
Southgate memahami bahwa skuadnya yang kurang berpengalaman harus bisa meningkatkan kualitas permainan, khususnya di sepertiga akhir untuk bisa menggapai ambisi tersebut.
“Kami memahami sorotan dan perhatian dan kami tahu kami harus meningkatkan penampilan yang kami berikan malam itu untuk maju di turnamen lebih lanjut<' beber Southgate.
"Kami harus bermain lebih baik dari yang kami lakukan dan menghancurkan pertahanan yang padat.”
Berita Terkait
-
Bercengkerama dengan Billy Gilmour, Duo Chelsea di Timnas Inggris Harus Jalani Isolasi
-
Selalu Kalah di Euro 2020, Pelatih Timnas Makedonia Utara Resmi Mundur
-
Bertemu Italia di 16 Besar Euro 2020, Pelatih Austria: Ada Saatnya Mereka Kalah Lagi
-
Ceko vs Inggris di Grup D Euro 2020: Jadwal, Prediksi, Live Streaming
-
Eriksen Turut Rayakan Momen Ajaib Lolosnya Denmark ke 16 Besar Euro 2020
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra