Suara.com - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan (RD) mengaku sudah menemukan gambaran skuad utamanya yang akan sering menghiasi starting eleven tim di kompetisi Liga 1 2021-2022 nanti.
Namun, pelatih tim yang familiar disapa Coach RD itu enggan menyebutkan satu per satu pemain yang bakal menghiasi starting eleven Madura United.
"Kalau gambaran sudah ada, tapi kalau itu nanti saja. Kami lihat dari hasil latihan selama ini serta progres mereka baik di latihan bersama atau dengan tim," kata RD seperti dimuat Antara.
Pelatih asal Lampung itu menceritakan landasan utama memilih skuad pilihan itu melalui progres dari masing-masing pemain dan saat latihan bersama.
Sejak kembali berlatih usai libur lebaran, Madura United telah menggelar delapan latihan bersama dengan Madura United U-21 (2 kali), Tim pra-Porprov Pamekasan, Jombang Putra (2 kali), Malang United, Persela Lamongan, dan Tim PON Jawa Timur.
Setiap latihan bersama, RD selalu menurunkan semua anak asuhnya, kecuali saat berlatih bersama Persela Lamongan yang terdapat dua pemain tidak diturunkan.
"Dari latihan bersama bisa kami lihat kesiapan anak-anak yang mana yang belum juga untuk main di kompetisi nanti," katanya.
Dari beberapa uji coba yang dijalani, Madura United fokus melakukan pembenahan dengan melakukan sejumlah latihan serta penguatan mental pemain terus dilakukan.
RD mencontohkan saat latihan bersama dengan PON Jatim di Stadion Brawijaya Surabaya, Sabtu (26/6) lalu, ada catatan penting bahwa lini pertahanan masih kurang maksimal.
Baca Juga: Hancurkan Kroasia 5-3, Spanyol Melenggang ke Perempatfinal Euro 2020
Pada saat latihan bersama itu, kata dia, Laskar Sape Kerrab sering melakukan pelanggaran, seperti melakukan tekel dua kaki, padahal seharusnya pelanggaran yang tidak perlu dilakukan karena justru bisa menguntungkan lawan.
"Ada banyak hal yang seharusnya tidak terjadi tapi terjadi. Sehingga ada beberapa hal yang sangat butuh perbaikan," katanya.
[Antara]
Berita Terkait
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa