Suara.com - Harry Kane tengah menjadi sorotan setelah menjadi pahlawan Timnas Inggris ketika bersua Ukraina di babak perempatfinal Euro 2020. Simak profil Harry Kane.
Harry Kane menjadi sosok pahlawan kala Inggris berhasil menumbangkan Ukraina 4 gol tanpa balas. Ia mencetak dua gol, di awal babak pertama dan awal babak kedua, serta membawa Inggris maju ke semifinal. Tentu saja kemudian profil Harry Kane jadi sorotan banyak orang.
Kane sendiri sebenarnya sudah malang melintang di dunia persepakbolaan sejak 2011 lalu, ketika usianya masih 18 atau 19 tahun. Talenta muda Inggris ini kemudian berkembang pesat bersama Tottenham Hotspur, dan mengubah klub tersebut jadi salah satu tim kuat di Inggris.
Profil Harry Kane
Lahir di Walthamstow, 28 Juli 1993 lalu, Harry Edward Kane merupakan seorang pemain asli Inggris yang memiliki segudang potensi. Sempat bermain untuk klub junior Arsenal pada medio tahun 2001 – 2002 lalu, karir profesionalnya kemudian di mulai di Tottenham Hotspur pada 2009, sebelum mengalami beberapa kali masa peminjaman ke klub lainnya.
Kane juga setia mengisi satu posisi di skuad utama Inggris sejak tahun 2010, dengan masuk ke tim nasional U-17. Ia senantiasa masuk pada tim nasional hingga akhirnya ditarik ke level senior pada tahun 2015 lalu, ketika usianya 22 tahun.
Capaian Harry Kane sebagai Pesepak bola
Jika berbicara mengenai capaian individu, Kane tercatat cukup produktif. Sejak ia muncul ke permukaan tahun 2011 – 2012, ia sudah dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Millwall. Kemudian menjadi Pemain Premier League Bulanan pada Januari dan Februari 2015, Maret 2016, dan Februari 2017.
Premier League PFA Team of the Year 2014 – 2015, 2015 – 2016, dan 2016 – 2017, kemudian PFA Young Player of the Year tahun 2014 – 2015, Premier League Golden Boot 2015 – 2016 dan 2016 – 2017, PFA Premier League Player of the Season versi Fans tahun 2016 – 2017, dan Pemain Terbaik Tahunan Tottenham Hotspur F.C tahun 2014 – 2015.
Baca Juga: Italia Lolos ke Semifinal Euro 2020, Menteri Agama RI Selebrasi Pakai Peci
Kiprahnya semakin dimantapkan ketika ia menjadi langganan penyerang tim nasional Inggris di berbagai laga internasional, dan yang terbaru pada gelaran Euro 2020 ini. Ia berhasil membawa Inggris sampai ke semifinal setelah menjalani campaign yang cukup impresif. Apakah tahun ini benar-benar piala Euro akan berlabuh di tanah Inggris? Kita lihat saja laga selanjutnya!
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Peringatkan Rival Premier League: Pemain Pulih, MU Bangkit!
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Arsenal Diuji Bournemouth, Big Match Manchester City vs Chelsea
-
Gabriel Magalhaes Bongkar Alasan Buat Gestur Pancing Emosi Pemain Aston Villa
-
Arsenal Patahkan Rekor Aston Villa, Mikel Arteta Sebut Pemain Sebagai Sosok Kunci
-
Penyebab Aston Villa Tumbang di Emirates: Cedera Amadou Onana Jadi Titik Balik Kemenangan Arsenal
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Seleksi Pemain Timnas Indonesia U-20 Sengit, Nova Arianto: Saya yang Minta
-
Chelsea Satu Kemenangan di Desember 2025, Enzo Maresca Dipecat 2026?
-
HUT Jakarta ke-500, Persija Bakal Hadapi Juara Bundesliga
-
Hadapi Ratchaburi FC di16Besar ACL Two, Persib Bandung Minta Penyesuaian Jadwal Liga
-
Bocoran Jersey Prancis Piala Dunia 2026: Logo Ikonik Retro 90-an Bikin Fans Les Bleus Terpikat
-
Persib vs Persija, Jordi Amat Ngebet Jegal Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Ivar Jenner Segera Dicoret FC Utrecht
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Kenapa Media Belanda Sebut Ajax Rugi Bajak Jordi Cruyff dari PSSI?
-
Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves