Suara.com - Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini mengaku sempat kaget dengan skema permainan Spanyol dalam laga semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.
Pada pertandingan di Stadion Wembley, London, Spanyol tampil dengan formasi dasar 4-3-3, tetapi pelatih Luis Enrique memilih untuk tidak menggunakan penyerang murni (false nine).
Alih-alih menempatkan Alvaro Morata sebagai ujung tombak, Enrique justru memasang Daniel Olmo yang merupakan gelandang di posisi depan.
Peran Olmo tak seperti Morata. Dalam pertandingan, dia kerap turun ke bawah menjemput bola sehingga Spanyol unggul kuantitas di lini tengah.
"Ada pertandingan manakala Anda menderita, tetapi kami memang layak ada di sini [melaju ke final]. Kami sudah tahu pertandingan ini akan berat," kata Roberto Mancini dikutip dari laman resmi EUFA, Rabu (7/7/2021).
"Tidak gampang dan Spanyol mengagetkan kami dengan menurunkan starter dengan memutuskan tanpa striker."
Di sisi lain, Roberto Mancini menyanjung performa anak latihnya. Dia memuji kekompakan dan hasrat tinggi timnya dalam meraih kemenangan.
"Walaupun demikian tim ini memang luar biasa. Semua orang ingin menang, tapi kelompok pemain ini ingin melakukan hal yang istimewa dan mereka baru saja melakukannya," puji Mancini kepada timnya.
Mancini kini sudah memimpin pemain-pemainnya mencatat perjalanan mengesankan menang dalam 33 pertandingan berturut-turut. Mereka akan menghadapi Inggris atau Denmark dalam final Minggu pekan ini.
Baca Juga: Striker Juventus Jadi Biang Keladi Tersingkirnya Spanyol dari Euro 2020
"Kami ingin mencapai final, sekalipun sebelum turnamen ini digelar tidak banyak orang yang mempercayainya," kata Mancini.
"Saya ucapkan selamat kepada Spanyol, mereka tim yang hebat. Adu penalti itu perjudian," sambungnya, sebagaimana dilansir dari Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Transformasi Italia, Sempat Jadi Tim Hina Kini Calon Raja Eropa
-
Sesumbar Trippier Jelang Inggris vs Denmark: Kami Ingin Ciptakan Sejarah
-
Donnarumma: Spanyol Kuat, Tapi Italia Tak Kenal Takut!
-
Sergio Busquets Sebut Spanyol Tampil Lebih Baik dari Italia
-
Spanyol Dibungkam Italia, Ini Alasan Alvaro Morata Tak Main Sejak Awal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Cancer Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia, Begini Karakter Si Kepiting yang Sensitif
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin
-
Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Kejagung Sita Dokumen Terkait Febrie Adriansyah
-
Review Drama Stranger, Ketika Jaksa dan Polisi Melawan Korupsi Elite Politik
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya
-
Sentilan Prabowo Diungkap MPR: Biaya Demokrasi 'Mahal' dan Maraknya Korupsi Daerah
-
Muhammad Farhan Sampai Ngamuk, Polisi Dalami Unsur Pidana Penebangan 10 Pohon
-
Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Pengacara Nadiem Makarim Optimistis Hadapi Banding Kejagung, Singgung Soal Pergantian Jampidsus