Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique mengubah formasi timnya saat menghadapi Italia di babak semifinal Euro 2020, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Wembley itu, Spanyol kalah adu penalti dengan skor 2-4, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Di laga ini, Spanyol tampil menggunakan formasi dasar 4-3-3 tanpa penyerang murni. Luis Enrique lebih memilih untuk menempatkan Daniel Olmo di posisi penyerang tengah.
Melihat skor akhir, strategi yang diterapkan Luis Enrique mungkin tak berhasil, kendati secara permainan dia mengklaim Daniel Olmo dan kawan-kawan sukses bikin lini belakang Italia kerepotan.
Enrique pada akhirnya mengganti Daniel Olmo dengan Alvaro Morata, yang pada akhirnya mencetak gol penyama kedudukan di menit 80.
Pasca pertandingan, Enrique buka suara terkait pemilihan taktiknya. Dia sengaja menggunakan false nine --bermain tanpa penyerang murni-- karena melihat permainan Italia saat mengalahkan Belgia.
Saat membungkam Belgia 2-1, jantung pertahanan Italia yang diisi Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci sukses mematikan penyerang Setan Merah --julukan Belgia-- Romelu Lukaku.
“Saya melihat Chiellini dan Bonucci berurusan dengan Lukaku dan berpikir mungkin lebih baik mengambil satu poin referensi, menambah pemain lain di lini tengah," kata Luis Enrique dikutip dari Football-Italia, Rabu (7/7/2021).
"Itu adalah rencana yang bagus, kami mengatasi pers Italia dan bermain sangat baik.”
Baca Juga: Semifinal Euro 2020: Susunan Pemain Italia vs Spanyol dan Link Live Streaming
Pelatih yang sempat menghabiskan satu musim di Italia sebagai pelatih AS Roma itu mengatakan bahwa dirinya tidak menyesal dengan pemilihan taktik yang diterapkannya.
Permainan Spanyol disebutnya sudah sangat baik, tetapi laga tersebut dianggapnya sebagai duel luar biasa di ajang kompetisi sepakbola internasional seperti Euro.
“Saya tidak menyesal. Setiap orang harus melakukan pekerjaannya dan melakukan semua yang dia bisa," beber Enrique.
"Italia memulai dengan intensitas yang luar biasa, begitu pula kami, itu seperti dua mobil sport yang saling berlomba, head-to-head, dan beberapa sepak bola terbaik yang pernah kami lihat di Euro," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Striker Juventus Jadi Biang Keladi Tersingkirnya Spanyol dari Euro 2020
-
Antar Italia ke Final Euro 2020, Federico Chiesa Diganjar 'Star of The Match'
-
Italia vs Spanyol: Menang Adu Penalti, Gli Azzurri Lolos ke Final Euro 2020
-
Italia Lolos ke Final Euro 2020
-
Christian Eriksen dan Paramedisnya Jadi Tamu Khusus di Laga Final Euro 2020
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan