Suara.com - Aksi suporter Timnas Inggris mengarahkan pena laser ke wajah penjaga gawang Denmark, Kasper Schmeichel berbuntut panjang. Badan Sepakbola Eropa (UEFA) kini tengah menyelidiki insiden tersebut.
Kasper Schmeichel mendapat gangguan laser saat tengah menjaga gawangnya dari eksekusi penalti penyerang Timnas Inggris, Harry Kane dalam babak perpanjangan waktu kedua.
Cuplikan gambar televisi menunjukkan Schmeichel dijadikan sasaran oleh seorang penonton yang menggunakan laser hijau.
Pada prosesnya, kiper Leicester City itu berhasil menghalau tendangan Kane, tetapi bola rebound yang kembali ditendang sang penyerang Tottenham Hotspur gagal dihalau hingga Denmark kalah 1-2.
Selain menyelidiki insiden pena laser, UEFA juga akan mendalami tindakan pendukung Inggris yang menyalakan kembang api dan mengganggu penyanyian lagu kebangsaan.
Pendukung Inggris mengeluarkan suara ejekan ketika lagu kebangsaan Denmark dimainkan sebelum kickoff.
Ejekan serupa terdengar ketika lagu kebangsaan Jerman dimainkan di Stadion Wembley pekan lalu ketika Inggris menaklukkan tim Joachim Loew dalam babak 16 besar.
"Kasus ini akan diatasi oleh Badan Pengawasan, Etika dan Disiplin UEFA," kata UEFA seperti dikutip Antara dari Reuters.
Inggris tengah memburu trofi besar pertamanya sejak Piala Dunia 1966 dengan menghadapi Italia dalam final di Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Harry Kane Duel Italia vs Inggris akan Sengit dan 4 Berita Bola Terkini
Tag
Berita Terkait
-
Pulang dari Euro 2020, Skuad Denmark Disambut Bak Pahlawan
-
Kalahkan Inggris di Wembley Adalah Impian Marco Verratti
-
Pemain Inggris akan Dapat Gelar Ksatria jika Mampu Juarai Euro 2020
-
Hore, Inggris Akhirnya Lolos ke Final Piala Eropa!
-
FIGC: 1.000 Suporter Italia Terbang ke London untuk Final Euro 2020
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore
-
Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk
-
4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!
-
Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah
-
"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"
-
4 Sepatu Lari Warna Pink Merek Lokal untuk Wanita, Lengkap Review Pembeli
-
DPR Ingatkan Pemerintah, Jangan Jadikan MBG Kambing Hitam Anjloknya Harga Ayam dan Telur
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Cabai Habanero Terpedas Kini Dikembangkan di Indonesia, Apa Keunggulannya Dibanding Varietas Impor?