Suara.com - Pelatih Argentina Lionel Scaloni memberikan penghormatannya kepada Lionel Messi dengan memuji kaptennya itu. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya Messi bermain dalam keadaan cedera dalam final Copa America melawan Brasil yang dimenangi Argentina itu, Minggu (11/7/2021).
"Jika Anda tahu cara dia memainkan Copa America Anda pasti semakin mencintai dia," kata Scaloni kepada wartawan setelah Argentina menang 1-0 di Stadion Maracana di Rio de Janeiro.
"Anda tak pernah bisa melakukannya tanpa pemain seperti dia, bahkan pada saat dia tidak sepenuhnya pulih seperti dalam pertandingan ini dan pertandingan sebelumnya."
Scaloni tidak mengungkapkan cedera apa yang menimpa Messi tetapi dia mempertontonkan Messi dengan pujian pada malam ketika warga Argentina membanjiri jalan-jalan dalam jumlah besar guna merayakan gelar internasional pertamanya dalam 28 tahun terakhir dan kemenangan pertama Messi bersama tim nasional.
Messi, pemain terbaik FIFA enam kali, telah memenangkan segala anugerah tingkat klub dan individual bersama Barcelona tetapi dia selalu kalah pada empat final sebelumnya bersama Argentina.
Pemain berusia 34 tahun itu sempat frustrasi oleh rangkaian kegagalan itu dengan mengumumkan pensiun dari timnas setelah kalah pada Copa America 2016 melawan Chile, namun kemudian kembali memperkuat timnasnya beberapa pekan kemudian.
"Pada akhirnya dia tidak melemparkan handuk dan dia berhasil," kata Scaloni seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Kita sedang membicarakan pesepak bola terbaik sepanjang masa dan semua orang tahu betapa pentingnya bagi dia memenangkan gelar bersama tim nasionalnya."
"Saya memiliki hubungan yang berbeda dari hubungan biasanya antara pelatih-pemain," sambung Scaloni. "Hubungannya lebih dekat. Kami saling menyalami, kami saling berpelukan, dan saya sangat berterima kasih kepada dia dan rekan-rekan satu timnya."
Baca Juga: Pelatih Brasil Kritik CONMEBOL Usai Kalah di Final Copa America 2021
Berita Terkait
-
Terusir dari Rumah Sendiri, Kisah Suku Yanomami yang Tinggal di Paris Hutan Amazon
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan