Suara.com - Timnas Italia sukses meraih gelar juara Euro 2020 seusai memenangi drama adu penalti kontra Inggris 3-2 selepas skor 1-1 bertahan hingga 120 menit dalam partai final di Wembley, London, Senin (12/7/2021) WIB.
Keberhasilan Italia menjuarai Euro untuk kedua kalinya sejak 1968 dan hanya selang tiga tahun setelah absen dari putaran final Piala Dunia 2018 mengundang beragam reaksi dari sejumlah mantan pesepak bola yang kini alih profesi menjadi pandit, sebagaimana dikutip laman resmi UEFA.
Gianluca Zambrotta (runner-up Euro 2000 bersama Italia)
"Malam yang tak terlupakan bagi Azzurri kami! Sebuah capaian fantastis bagi Roberto Mancini dan timnya. Mereka pantas memenangi titel Euro kedua ini, dan performa mereka sejak laga pembuka di Roma sebulan lalu sangatlah sempurna! Kalian telah menambah catatan sejarah tim nasional kami dan kalian semua harus bangga! Selamat Jawara, sekarang saatnya merayakan bersama!"
Gary Neville (85 kali tampil untuk Inggris)
"Mereka semua (timnas Inggris), pemain, staf, sungguh luar biasa. Tapi kerja bagus bagi Italia, mereka pantas mendapatkannya. Mereka gagal, tapi kami semua sangat bangga."
Roy Keane (mantan kapten Republik Irlandia)
"Sungguh malam yang brilian untuk sepak bola. Saya sedikit senang ini harus ditentukan lewat adu penalti, karena tak satu pun dari kedua tim pantas kalah. Ini bukan saatnya mengkritik Inggris, mereka luar biasa. Ketimbang mengkritik pemain yang gagal mengkonversi penalti, Anda harus memuji mereka yang berani maju. Kredit kepada kedua kiper yang melakukan penyelamatan-penyelamatan gemilang. Ini berat bagi Inggris, tetapi kadang Anda harus merasakan kekalahan untuk bisa menang dan Piala Dunia sudah di depan mata dan para pemain mereka akan lebih baik karena ini. Ini malam yang berat, tapi kalian perlu menengguk obat dan beranjak."
Alan Shearer (mantan penyerang Inggris top skor Euro 1996)
Baca Juga: Inggris Gagal Juarai Euro 2021, Southgate: Kami Sangat Kecewa
"Roberto Mancini mengubah keadaan saat dibutuhkan. Italia tidak bisa menemukan celah di babak pertama, tapi bisa melakukannya di babak kedua. Mereka menemukan cara. Anda harus mengucapkan selamat kepada mereka. Mereka tahu jalan keluar."
Frank Lampard (106 kali tampil untuk Inggris)
"Jika ada seseorang yang harus Anda rangkul dan hibur adalah Gareth Southgate, sebab ia pernah mengalami sendiri situasi ini. Ini akan sangat menyakitkan. Tak ada yang bisa Anda katakan. Mereka maju dengan bari, tetapi sepak bola terkadang amat sangat sadis."
Ashley Cole (107 kali tampil untuk Inggris)
"Melihat mereka seperti ini sungguh mematahkan hati. Mereka sudah membuat negeri ini bangga. Ya, mereka gagal malam ini, tapi memperlihatkan banyak kebanggaan dan semangat untuk jersey yang dikenakan. Italia sedikit lebih baik malam ini, tapi kami harus bangga. Para pemain ini akan kembali dan lebih baik lagi, saya harap."
David James (perempat finalis Euro 2004 bersama Inggris)
"Selamat kepada Italia, penampilan bagus untuk Inggris, ini pertemuan epik dan kedua tim sudah membuat negaranya masing-masing bangga. Baik Pickford maupun Donnarumma sudah memperlihatkan mengapa mereka adalah kiper hebat di turnamen ini." (Antara)
Berita Terkait
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil