Suara.com - Legenda Timnas Jerman Lothar Matthaus mengkritik gaya permainan Toni Kroos dan menekankan bahwa sepak bola modern mengharuskan pemain untuk mengalirkan bola lebih cepat daripada yang dilakukan gelandang Real Madrid itu di Euro 2020.
Kroos mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung sepak bola internasional usai Euro 2020. Ia ingin fokus pada kariernya di Los Blancos, setelah laju Jerman di Euro 2020 terhenti babak 16 besar.
"Secara pribadi, saya tidak menentang [Kroos], tetapi saya tidak setuju dengan gaya permainannya," kata Matthaus kepada Kicker yang dikutip Marca, Senin (19/7/2021).
"Kita bisa melihat di Euro 2020 bahwa ini bukan hanya tentang kecepatan pemain, tetapi juga [kecepatan] bola."
"Dia melakukannya dengan cukup baik dengan satu atau dua kontak, tetapi ketika dia mengoper bola, dia kehilangan kecepatan lagi karena hampir tidak ada ruang dan ritme melambat."
"Kroos bukan lagi pemain berkelas internasional."
Dalam wawancara baru-baru ini untuk SportBild, Matthaus menuduh Kroos "tidak mampu memimpin tim" di Euro 2020.
"Dia melihat dirinya lebih baik daripada saya menilai dia," kata Matthaus.
"Saya kehilangan gairah melihat umpan vertikal. Semua kontak dengan bola tidak membantu."
Baca Juga: 5 Pemain yang Berpeluang Bawa Timnya Berjaya di Olimpiade, Salah Satunya Berusia 38 Tahun
"Senang melihat Kroos di Timnas, tapi dia tidak efektif. Umpan pendek dan umpan panjangnya hanya seperti gaya rambutnya: bagus dan bersih," sindir Matthaus.
Berita Terkait
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
-
11 Kartu Kuning Didapat, Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
-
Cyrus Margono Bikin Carlos Eduardo Tersisih Perlahan di Posisi Kiper Persija
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan
-
Persija Nyaris Terpeleset di Ternate, Mauricio Souza Soroti Momen Krusial
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di FIFA Series 2026 Meski 6 Pemain Dicoret