- Pelatih Persija Mauricio Souza meminta publik berhenti merundung Cyrus Margono setelah kekalahan debut melawan Bhayangkara Presisi, 5 April 2026.
- Mauricio menegaskan satu pertandingan bukan tolok ukur kualitas karena Cyrus Margono tetap memiliki potensi besar bagi masa depan tim.
- Cyrus Margono tidak masuk skuad laga kontra Persebaya di SUGBK karena penyesuaian komposisi pemain asing dan kebutuhan taktik tim.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait sorotan tajam yang mengarah kepada kiper muda Cyrus Margono usai menjalani laga debutnya. Ia meminta masyarakat, termasuk Jakmania, untuk tidak melakukan perundungan terhadap sang pemain.
Cyrus Margono melakoni debut saat Persija menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 April 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Macan Kemayoran harus menelan kekalahan 2-3, dengan tiga gol bersarang ke gawang Cyrus.
Penampilan itu memicu kritik dari publik. Namun, Mauricio Souza pasang badan dan menegaskan satu pertandingan tidak bisa menjadi tolok ukur kualitas pemain.
“Kami berlatih setiap hari untuk memperbaiki kesalahan. Saya berharap Cyrus tidak dinilai hanya dari satu pertandingan. Dia adalah kiper dengan potensi besar,” ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers jelang laga.
Meski mendapat pembelaan, Cyrus Margono tidak masuk dalam skuad saat Persija menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
Dalam laga itu, Persija hanya membawa dua penjaga gawang, yakni Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa.
“Kami akan selalu memilih pemain terbaik sesuai kebutuhan tim. Cyrus tetap mendapat kepercayaan, tetapi untuk pertandingan besok Eduardo akan bermain sebagai kiper utama,” ucap Mauricio Souza.
Baca Juga: Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
“Keputusan ini juga berkaitan dengan komposisi pemain asing di lapangan. Jika menggunakan enam pemain asing, Eduardo menjadi pilihan utama. Jika tujuh, kami bisa memilih opsi lain,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi