- Vinicius Junior mendukung Lamine Yamal yang mengecam nyanyian anti-Muslim dalam laga persahabatan Spanyol melawan Mesir pekan lalu.
- Lamine Yamal menegaskan bahwa tindakan rasisme dan ejekan berbasis agama di stadion tersebut tidak dapat ditoleransi sama sekali.
- Vinicius menyerukan solidaritas pemain untuk melawan diskriminasi agar generasi sepak bola masa depan tidak lagi mengalami perlakuan serupa.
Suara.com - Bintang Real Madrid, Vinicius Junior menyuarakan dukungan kepada Lamine Yamal setelah pemain Barcelona itu mengecam nyanyian bernada anti-Muslim dalam laga internasional antara Spanyol vs Mesir.
Vinicius Jr menegaskan pentingnya solidaritas pemain dalam melawan diskriminasi di dunia sepak bola.
Vinicius menyebut langkah Yamal sebagai tindakan berani yang bisa menginspirasi banyak orang.
“Penting bagi Lamine untuk berbicara. Itu bisa membantu yang lain,” ujarnya seperti dilansir dari Aljazeera.
Vinicius, yang kerap menjadi korban rasisme di Eropa, mengakui isu ini bukan hal baru.
“Hal seperti ini sering terjadi. Semoga kita bisa terus melawan,” katanya.
Pemain Brasil itu juga menyoroti bahwa kelompok rentan lebih sering menjadi korban diskriminasi.
“Kami punya suara dan pengaruh, tapi banyak orang lain yang lebih menderita. Karena itu, kita harus bersatu,” tegasnya.
Pemain Real Madrid itu menambahkan bahwa perjuangan kolektif dapat membawa perubahan jangka panjang.
Baca Juga: Komentar Harry Kane usai Bayern Munich Curi Kemenangan dari Kandang Real Madrid
“Jika kita terus berjuang bersama, pemain di masa depan tidak perlu mengalami hal seperti ini lagi,” ujarnya.
Insiden chant anti Muslim terjadi saat pertandingan persahabatan antara Spanyol dan Mesir pekan lalu.
Lamine Yamal, yang beragama Islam, menyebut chant dari sebagian suporter sebagai tindakan tidak menghormati dan tidak bisa ditoleransi.
Dalam unggahannya, Yamal menegaskan bahwa penggunaan agama sebagai bahan ejekan mencerminkan ketidaktahuan.
“Menggunakan agama sebagai bahan olokan di stadion menunjukkan bahwa kalian tidak tahu apa-apa dan bersikap rasis,” tulisnya.
Berita Terkait
-
Komentar Harry Kane usai Bayern Munich Curi Kemenangan dari Kandang Real Madrid
-
Vinicius Junior Wanti-wanti Real Madrid Harus Lakukan Ini untuk Kalahkan Bayern
-
Pandang Tinggi Bayern Munich, Vinicius Jr: Kalau Tidak Main 200 Persen Tak Akan Menang
-
Kontrak Tinggal Semusim, Vinicius Jr Bicara Masa Depannya di Real Madrid
-
Real Madrid Tak Gentar Hadapi Bayern, Arbeloa: Skenarionya Cuma Satu, Menang!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik