Suara.com - Kasus Covid-19 di Italia khususnya di Roma mengalami peningkatan. Otoritas kesehatan setempat menduga disebabkan karena perayaan Timnas Italia memenangi Euro 2020.
Usai memastikan diri menjadi juara setelah mengalahkan Inggris di Stadion Wembley, Timnas Italia melakukan parade juara dengan memakai kendaraan bus terbuka, mengelilingi jalanan ibu kota. Padahal, aksi tersebut banyak ditentang mengingat masih mengintainya Virus Corona.
Pengawas kesehatan Wilayah Lazio di Kota Roma, Alessio D'Amato menilai meningkatnya angka kasus positif Covid-19 dikarenakan pesta Timnas Italia beberapa waktu lalu. Ia menyalahkan Presiden sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina yang tidak memperdulikan situasi.
Menurut laporan usai adanya perayaan tersebut muncul 581 kasus baru ditambah satu kematian di Roma. D'Amato memperkirakan kasus akan terus mengalami peningkatan.
"Kami membayar akibat dari efek Gravina. Beruntung, kami tak mengalami kesulitan dalam hal rumah sakit," kata D'Amato dikutip dari Football Italia, Rabu (21/7/2021).
"Kami memperkirakan ada lebih banyak kasus sebagai hasil keteledoran seputar perayaan Euro 2020. Tren ini diperkirakan berlanjut selama beberapa hari ke depan."
Lebih lanjut, D'Amato menyebut mereka yang terpapar Covid-19 sebagian besar anak muda. Selain itu juga yang belum divaksin.
" Hal itu menunjukkan betapa pentingnya vaksin," ia menambahkan.
Sekedar mengingat, Timnas Italia menjadi kampiun Euro 2020 usai mengalahkan Inggris lewat adu penalti dengan skor 3-2 usai bermain sama kuat 1-1 selama 120 menit di Stadion Wembley, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pedas! Roberto Mancini Sebut Inggris Harusnya Tak Masuk Final Euro 2020
Berita Terkait
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
AS Roma Resmi Permanenkan Donyell Malen Setelah Lolos ke Liga Europa
-
Kawinkan 2 Gelar Domestik di Musim Debut Bersama Inter Milan, Ini Respons Berkelas Cristian Chivu
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?