Suara.com - Manchester City sebetulnya menjadi salah satu tim yang mampu menghasilkan pemain-pemain berbakat melalui akademinya.
Namun, sayangnya tak semua pemain-pemain potensial itu mampu bersinar ketika sudah mulai menapaki level senior.
Beberapa di antaranya harus tersisih dari persaingan. Sebab, mereka tak bisa menggeser posisi pemain bintang yang menjadi andalan The Citizens.
Akan tetapi, kiprah mereka tak begitu saja meredup, meski gagal mendapatkan tempat utama di tim senior. Ketika memutuskan untuk mencari petualangan baru karena terlempar dari persaingan, beberapa nama justru moncer bersama klub lain.
Berikut deretan pemain yang malah bersinar setelah meninggalkan Manchester City.
Kasper Schmeichel tercatat hanya sepuluh kali memperkuat Manchester City sejak dikontrak secara profesional pada 2004.
Sisanya, ia hanya menjalani masa peminjaman bersama Darlington, Bury, Falkirk, Cardiff City, dan Conventry City.
Setelah itu, dia meninggalkan Man City secara permanen untuk bergabung dengan Notts County pada 2009. Kemudian dia pindah Leeds United dan bergaung ke Leicester City pada 2011.
Baca Juga: Dituduh Sebagai Pelaku Pedofilia, Gylfi Sigurdsson dan Istrinya Pernah Liburan ke Bali
Pada klub yang disebut terakhir, kiper timnas Denmark ini berhasil meraih tiga glear juara, yakni FA Charity Shield pada 2016, Liga Primer Inggris pada 2015-2016, dan FA Cup pada 2020-2021.
Pemain asal Prancis ini sempat menimba ilmu di akademi Manchester City dalam kurun waktu yang terbilang singkat pada 2008 silam.
Setelah itu, ia akhirnya kembali ke negara asalnya dan bergabung dengan tim junior Paris Saint-Germain.
Rabiot juga pernah menjalani masa peminjaman bersama Toulousse dan kini terakhir kali memperkuat Juventus.
Setelah meninggalkan Man City, Rabiot tercatat sudah mendapat banyak gelar juara bersama klubnya.
Gelar juara tersebut antara lain, empat kali juara Ligue 1 bersama PSG. Di tim yang sama pula, ia sukses meraih empat kali Coupe de France, lima kali Coupe de la Ligue serta tiga kali French Super Cup.
Sementara saat bermain untuk Juventus, ia berhasil menjuarai Serie A, Coppa Italia dan Supercoppa Italia. Masing-masing gelar itu diraihnya sebanyak satu kali.
Kieran Trippier
Pemain timnas Inggris ini tercatat bergabung dengan Manchester City saat berusia sembilan tahun pada 1999.
Setelah mendapatkan kontrak profesional pertamanya dengan Man City pada 2007, ia gagal menembus tim utama.
Lalu, Trippier dipinjamkan selama dua musim bersama Barnsley pada 2010 hingga kemudian dipinang Burnley dan bermain di sana pada 2012-2015.
Setelah itu, Trippier direkrut Tottenham Hotspur yang baru saja kehilangan Kyle Walker pada 2015.
Pada 2019, ia kemudian memilih berkarier di Liga Spanyol bersama Atletico Madrid dan meraih gelar juara La Liga musim 2020/2021.
Ini menjadi gelar juara pertama pemain berusia 30 tahun ini semenjak menapaki karier profesionalnya selama 14 tahun.
Brahim Diaz
Pemain kelahiran Malaga, Spanyol, ini sempat bermain untuk Manchester City pada tahun 2015 ketika berusia 16 tahun.
Setahun berselang, dia mencatatkan debut bersama tim Biru Langit ketika bermain dari bangku cadangan.
Sayangnya, selama 2016 hingga 2019 memperkuat Man City, ia hanya mampu mencatatkan 15 pertandingan.
Setelah itu, dia direkrut raksasa La Liga, Real Madrid dengan bandrol seharga 15,5 juta pounds pda 2019.
Sejak bergabung dengan Madrid, dia telah mencatatkan 21 pertandingan. Saat ini, ia tengah menjalani masa pinjaman bersama klub Italia, AC Milan.
Jadon Sancho adalah satu nama dari sekian pemain binaan akademi Manchester City yang bersinar.
Dia menjadi bagian dari skuad timnas Inggris U-17 yang sukses menjuarai Piala Dunia U-17 pada 2017.
Meskipun telah bergabung dengan Manchester City sejak Maret 2015, tapi ia hanya bermain sebagai pemain akademi dan tak pernah menembus skuad utama.
Akhirnya, Sancho memilih untuk berkelana ke Jerman dan bergabung bersama Borussia Dortmund.
Bersama klub berjulukan Die Borussen itu, Sancho sukses meraih gelar juara German Supercup pada 2019 dan DFB-Pokal.
Saat ini, winger timnas Inggris itu memilih untuk kembali ke negara asalnya setelah direkrut Manchester United pada pertengahan tahun 2021.
Kontributor: Muh Adif Setyawan
Tag
Berita Terkait
-
Toleransi Tinggi, Liga Inggris Lanjutkan Tradisi Jeda Laga untuk Pemain Muslim Buka Puasa
-
Hasil Undian Piala FA Babak Kelima: Liverpool vs Wolves, Man City Tantang Newcastle
-
Eks Winger Liverpool Ditangkap Polisi di Bandara, Terlibat Kasus Apa?
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City
-
Mengerikan! Pemain Keturunan Indonesia Kasih Peringatan Keras ke Arsenal
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Siap Taklukkan Ratchaburi FC, Bojan Minta Bobotoh Padati GBLA
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Taklukan Bali United di Kandang, Maxwell Souza Puji Determinasi Tinggi Seluruh Skuat Persija Jakarta
-
Lima Talenta Menjanjikan Dari Kasta Kedua Yang Masuk Radar Pantauan Pelatih John Herdman
-
Pengamat Soroti Pemain Naturalisasi ke Super League: Sudah Tak Mampu Bersaing di Level Tinggi
-
Strategi Khusus Bojan Hodak Demi Balas Dendam Persib Bandung Terhadap Tim Tamu Ratchaburi
-
Keputusan Jordi Cruyff Tunjuk Calon Pelatih Timnas Indonesia Bikin Ruang Ganti Ajax Memanas
-
Dua Pemain Ini Disebut Legenda Liverpool Mandek di Arsenal, Arteta Butuh Pemain Bintang
-
Victor Osimhen Bongkar Luka di Napoli: Saya Diperlakukan Seperti Anjing!
-
Superkomputer Jagokan Real Madrid Menang, Mampukah Jose Mourinho Ulangi Keajaiban?