Meski sempat terdegradasi pada musim 2008-2009, Lallana menjadi sosok penting yang membawa Soton kembali ke kasta tertinggi selama dua musim berturut-turut.
Namun, kisah suksesnya bersama Southampton berakhir dengan catatan 265 laga dan 60 gol. Sebab, ia memilih tawaran Liverpool pada tahun 2014.
Matt Le Tissier, merupakan pemain legendaris Southampton yang telah mengabdikan dirinya selama 16 musim.
Bahkan, dia merasakan dua zaman kompetisi yang berbeda, yakni ketika masih bernama era First Divison hingga Premier League. Secara keseluruhan, ia berhasil membukukan 540 penampilan dan 209 gol di lintas kompetisi.
Pemain yang kerap bermain sebagai gelandang serang di belakang penyerang ini merupakan kreator serangan terbaik di masanya.
Dia merupakan talenta binaan Soton yang bergabung saat masih berusia 16 tahun, tepatnya pada tahun 1985.
Tak butuh waktu lama bagi pemain berjulukan Le God ini untuk menembus tim utama. Sebab, hanya butuh satu tahun untuknya dari pertama kali masuk akademi hinga promosi.
4. Theo Walcott
Baca Juga: Punya Alasan Mulia, Klub Liga Inggris Rilis Jersey Unik Tembus Pandang
Mantan pemain Arsenal ini merupakan salah satu dari sekian alumnus akademi Southampton yang namanya melejit.
Pada awalnya, Walcott bergabung ke akademi Southampton ketika usianya saat itu baru menginjak 11 tahun.
Menariknya, ia pernah mencetak rekor sebagai pemain termuda yang bermain sebagai starter dan mencetak gol untuk Southampton saat berusia 16 tahun.
Meski namanya kini telah redup, tetapi pemain bernama lengkap The James Walcott ini pernah bersinar bersama Arsenal
Setidaknya, ada dua Piala FA yang sukses dipersembahkannya bersama The Gunners, yakni pada edisi 2013-2014 dan 2014-2015.
5. Alan Shearer
Tag
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Mulai Ketar-ketir Dipepet Manchester City
-
Cedera Lutut, Musim Cristian Romero Terancam Berakhir Lebih Cepat
-
Dalih Michael Carrick Usai MU Dipermalukan Leeds United di Old Trafford
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu