Suara.com - Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) menyebut hasil rapat virtual pada Jumat (23/7/2021) menunjukan para pemain ingin kompetisi Liga 1 2021/2022 segera bergulir.
Hal itu disampaikan Acting General Manager APPI Mohamad Hardika Ajiz dalam laman resmi APPI sebagaimana dilansir dari Antara, Sabtu (24/7/2021).
"APPI akan menindaklanjuti hal ini ke pihak-pihak terkait yang berkepentingan dalam situasi pandemi ini," kata Mohamad Hardika Ajiz.
Para pemain Liga 1 berharap tak lagi ada penundaan dan agar berjalan lancar pemain meminta kompetisi diawasi ketat oleh pihak-pihak terkait, termasuk Satgas Penanganan COVID-19.
Para pemain juga menyampaikan komitmen mematuhi protokol kesehatan dan mengingatkan bahwa hampir 100 persen pemain Liga 1 sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19.
APPI berjanji melanjutkan aspiras para pemain Liga 1 ini.
Mereka akan melakukan kajian bersama pihak-pihak berkepentingan untuk diteruskan kepada pemerintah, Satgas Penanganan COVID-19, PSSI, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru dan pejabat berwenang lainnya.
Pada pertemuan berikutnya, APPI akan mengundang para pemain Liga 2 yang situasinya dinilai lebih mengkhawatirkan ketimbang Liga 1.
"Setelah ini kami bertemu pemain-pemain dari Liga 2. Kondisi Liga 2 ini bahkan lebih memprihatinkan situasinya," kata Wakil Presiden APPI Andritany Ardhiyasa.
Baca Juga: Soal Kick-off Liga 1 dan Liga 2, PT LIB Tunggu Rekomendasi BNPB
Pada akhir Juni 2021, PSSI dan LIB memutuskan Liga 1 dan 2 musim 2021-2022 yang rencananya mulai 9 Juli 2021, ditunda sampai akhir Juli ini sesuai dengan instruksi Satgas Penanganan COVID-19 BNPB.
Keputusan diambil karena kasus COVID-19 meningkat signifikan di Indonesia, terutama di Jawa.
Liga 1 rencananya bergulir mulai pertengahan Agustus 2021, sedangkan Liga 2 mulai September 2021.
Berita Terkait
-
Hak Komersial Liga 1 Cair, Direktur Persija Ungkap Jumlahnya Bisa Beli Tim Liga 2
-
Soal Kick-off Liga 1 dan Liga 2, PT LIB Tunggu Rekomendasi BNPB
-
Nasib Liga 1 Belum Juga Jelas, Teco Minta Pemain Bali United Bersabar
-
Warna Biru Dominasi Logo Liga 1, Siapa Sponsor Baru Kompetisi Kasta Tertinggi Indonesia?
-
Dapat Sinyal Positif, LIB Harap BNPB Terbitkan Izin Liga 1 2021/2022 Pekan Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi ke Level 917,67, Ethreum Lagi Naik Daun
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla
-
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade
-
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan untuk Buka Lahan
-
Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?
-
Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum
-
Pramono Anung Buka Suara Soal Tarif Parkir Rp60 Ribu/Jam di Jakarta
-
Gelombang Laut Selatan DIY Bisa Capai 4 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada
-
3 Rice Cooker Murah nan Imut yang Wajib Dimiliki Anak Kos, Daya Cuma 200 Watt!
-
Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif