Suara.com - Berniat memberi ucapan selamat untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) justru banjir nyinyir dari netizen Tanah Air.
Melalui akun resmi, PSSI memberi ucapan selamat kepada ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu sekali lagi mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional lewat raihan medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
Ganda putri terbaik Indonesia ini sukses mengalahkan wakil China di partai final, Chen Qing Cheng/Jia Yifan lewat straight game 21-19, 21-15.
Torehan ini membawa Greysia/Apriyani memecehkan beberapa rekor, di antaranya menjadi ganda putri Indonesia pertama yang melangkah ke semifinal olimpiade.
Ganda putri Indonesia pertama yang melangkah ke final dan ganda putri pertama Indonesia yang berhasil meraih medali emas olimpiade sejak 1992.
Mengetahui gelar prestisius diraih dua putri terbaik bangsa, PSSI turut memberi ucapan selamat melalui akun Instagram resmi.
"Sejarah tercipta, emas pertama untuk ganda putri Indonesia sepanjang sejarah olimpiade! Selamat, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu!" tulis PSSI.
"Terima kasih atas usaha dan perjuangannya, Indonesia bangga!" imbuhnya.
Baca Juga: PT LIB Umumkan Nasib Kompetisi Liga 1 2021/2022 Hari Ini
Bukannya mendapat simpati dari publik Tanah Air, ucapan selamat itu justru membuat PSSI banjir nyinyiran dari netizen.
Sebagian besar netizen membenturkan hal itu dengan prestasi tim nasional sepak bola Indonesia yang dianggap tak kunjung menorehkan prestasi.
Tak muluk-muluk berlaga di olimpiade, bahkan salah satu di antaranya mempertanyakan prestasi timnas Indonesia di ajang Piala AFF.
Beberapa di antaranya juga menyinggung kapan digelarnya Liga 1 ssebagai kompetisi sepak bola teratas di Indonesia dan kompetisi di bawahnya.
Seperti yang diketahui, baik Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 Indonesia terpaksa kembali ditunda gelarannya karena kasus Covid-19 yang bertambah.
Kompetisi yang sedianya digelar pada Juli 2021 itu kembali tidak menemui titik terang setelah pemerintah Indonesia menerapkan PPKM sebagai langkah menekan kasus Covid-19.
Berita Terkait
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia