Suara.com - Ballon d'Or sering dianggap sebagai prestasi individu tertinggi bagi seorang pesepak bola, tetapi penghargaan ini juga punya pengaruh untuk klub dari pemain yang meraihnya.
Bukan tanpa alasan, semakin banyak pemain dari klub tersebut yang mendapatkan penghargaan yang diadakan oleh majalah asal Prancis, France Football, sejak 1956 ini maka pamor tim itu akan ikutan terangkat.
Dalam 10 tahun terakhir, hanya Luka Modric sebagai satu-satunya gelandang yang meraih Ballon d'Or. Dia sekaligus mematahkan dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Di balik dominasi Ronaldo dan Messi dalam satu dekade terakhir, berikut klub-klub di dunia yang punya koleksi Ballon d'Or terbanyak dari pemainnya.
1. Bayern Munich
Sebagai klub raksasa dari Jerman, Bayern punya sejarah panjang melahirkan pemain-pemain hebat di dunia. Tercatat Die Roten mengumpulkan 5 trofi Ballon d'Or dari para pemainnya.
Trofi pertama didapatkan oleh Gerd Muller pada 1970, kemudian Franz Beckenbauer meraihnya dua kali di tahun 1972 dan 1976, terakhir diberikan oleh Karl-Heinz Rummenigge dua tahun beruntun dari 1980-1981.
2. AC Milan
Milan juga punya sejarah panjang sebagai tim besar sejak lama. Total ada 8 trofi Ballon d'Or yang dikumpulkan Rossoneri dari para pemainnya.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Momen saat Eden Hazard Cetak Hattrick dalam Kondisi Mabuk
Trofi pertama didapatkan Gianni Rivera pada 1969, lalu Ruud Gulit di tahun 1987. Marco Van Basten lantas mencatatkan hattrick dengan meraih Ballon d'Or di tahun 1988, 1989, dan 1992. Lalu ada George Weah yang menjadi pemain non-eropa pertama peraih Ballon d'Or pada 1995.
Memasuki medio 2000an, Milan masih menghasilkan pemain peraih Ballon d'Or yaitu Andriy Shevchenko pada 2004 dan Ricardo Kaka pada 2007.
3. Juventus
Sama seperti Milan, Juventus juga punya 8 koleksi Ballon d'Or. Omar Sivori meraihnya pertama kali pada 1961, disusul Paolo Rossi, lalu Michel Platini meraihnya tiga tahun berturut-turut.
Setelah itu Roberto Baggio pada 1993, disusul Zinedine Zidane pada 1998, dan terakhir Pavel Nedved mendapatkan Ballon d'Or di 2003.
4. Barcelona
Berita Terkait
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Inggris vs Argentina: Thomas Tuchel Kantongi Strategi Redam Lionel Messi
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
7 Warna Cat Dinding Terbaik untuk Kamar Tidur Sesuai Prinsip Feng Shui
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah
-
7 Cara Membedakan Parfum Asli dan Palsu, Jangan Tergiur Harga Murah
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh