Suara.com - Bursa transfer musim panas tahun ini menghadirkan ironi buat Serie A. Di satu sisi banyak klub-klub besar Eropa yang merekrut pemain dari kasta tertinggi Liga Italia ini.
Di lain sisi, hengkangnya sejumlah pemain bintang ini berpotensi membuat pamor Serie A turun karena kurangnya pemain bintang sebagai eksposur.
Belum lagi Serie A butuh waktu cukup lama untuk mengembalikan pamor mereka setelah kasis Calciopoli yang terjadi di pertengahan 2000an. Persaingan yang semakin ketat dan tim-tim yang bisa bersaing di kompetisi Eropa membuat pamor Serie A perlahan bangkit.
Ketika momentum itu hadir, Serie A harus menerima kenyataan banyak pemain bintang mereka yang hengkang dan terancam pergi. Siapa saja mereka?
Bukan hanya sebagai pemain muda potensial, Donnarumma merupakan produk asli AC Milan dan Italia. Dia sudah menjalani debut sejak usia belasan bersama Rossoneri.
Donnarumma juga jadi sosok penting yang mengantarkan Italia menjadi kampiun Euro 2020. Namun, kontraknya yang tak diperpanjang Milan membuat Donnarumma memutuskan pindah ke Paris Saint-Germain.
Didatangkan dari Borussia Dortmund, Hakimi langsung jadi sosok vital di balik kesuksesan Inter Milan meraih Scudetto 2020/21. Dia mencetak 7 gol dan 11 assist dari 45 penampilan lintas ajang.
Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Absen Perkuat AC Milan di Laga Perdana Serie A
Kondisi finansial Inter yang sedang terlilit hutang membuat Nerazzurri mau melepas Hakimi ke PSG dengan biaya mencapai 60 juta euro. Bahkan, bintang Inter lain macam Romelu Lukaku hingga Lautaro Martinez juga terancam pergi.
3. Cristian Romero
Mendapat penghargaan sebagai bek terbaik Serie A musim 2020/21 membuat Romero jadi incaran banyak klub besar.
Atalanta akhirnya tak bisa menolak tawaran 50 juta euro dari Tottenham Hotspur untuk memboyong bek asal Argentina tersebut.
4. Rodrigo de Paul
Tak cuma tim-tim papan atas yang kehilangan pemain bintang dan penting, tim penghuni posisi ke-14 musim lalu Udinese juga ditinggal Rodrigo de Paul.
Berita Terkait
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Gawang Emil Audero Dibobol 4 Gol, Nasib Pelatih Cremonese di Ujung Tanduk
-
Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026