Suara.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) kembali 'menyentil' PSM Makassar dan beberapa klub lain untuk menyelesaikan masalah tunggakan gaji pemain jelang bergulirnya Liga 1 2021/2022..
PSM Makassar dan tim-tim yang belum menyelesaikan tunggakan gaji, bakal menerima sanksi berupa larangan mendaftarkan pemain di kompetisi, sebagaimana penjelasan APPI.
Wakil Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa menjelaskan PSM belum melunasi hak-hak 17 pesepakbola. Kasus ini pun sudah tertuang dalam putusan National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional Indonesia nomor 016/NDRC/III/2021 s/d 032/NDRC/III/2021.
"Mengingat kompetisi yang akan segera bergulir, APPI mengingatkan untuk klub-klub untuk dapat melunasi tunggakannya," kata Andritany saat jumpa pers virtual, Jumat (13/8/2021).
"Tentu agar terhindar dari sanksi berupa larangan untuk mendaftarkan pemain baru untuk 3 periode transfer yang mengakibatkan klub tersebut tidak dapat mengikuti kompetisi," jelasnya.
Selain PSM Makassar, masih ada beberapa tim lain yang menunggak gaji pemain di mana kasusnya juga ditangani NDRC Indonesia. Tim tersebut adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Sriwijaya FC, dan Persijap Jepara.
Total, terdapat tujuh tim yang belum menyelesaikan putusan NDRC dengan rincian 1 dari Liga 1 dan enam lainnya dari Liga 2. Secara keseluruhan ada sebanyak 115 putusan NDRC Indonesia Tingkat Pertama.
Jumlah Putusan yang telah terselesaikan secara lunas adalah 50 Putusan. Adapun 65 Putusan lainnya belum terselesaikan.
Sementara itu, Liga 1 2021/2022 akan kick-off pada 27 Agustus mendatang. PSM Makassar punya waktu melunasi hingga waktu pendaftaran pemain ditutup.
Baca Juga: Erick Thohir Bantu Dapatkan Sponsor Liga 1, Warganet: Persis Solo Auto Promosi
Berita Terkait
-
Jelang Liga 1 2021/2022, Bhayangkara FC Masih Fokus Benahi Fisik Pemain
-
Liga 1 2021/2022 Telah Diluncurkan, Pelatih Bali United Makin Optimistis
-
Semangat Muda Irfan Bachdim Tetap Membara Diusia 33
-
PSSI: Liga 1 2021/2022 Berpeluang Berlangsung di Satu Wilayah
-
Pelatih Bhayangkara FC Enggan Bicara Untung Rugi Format Baru Liga 1 2021/2022
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi