Suara.com - Juara bertahan Atletico Madrid mengawali kampanye mereka di Liga Spanyol 2021/2022 dengan kemenangan tandang. Melawat ke markas Celta Vigo pada pekan pembuka, pasukan Diego Simeone menang dengan skor 2-1 pada laga yang rampung Senin (16/8/2021) dini hari WIB.
Atletico membuka keunggulan mereka di Estadio Abanca-Balaídos di Kota Vigo lewat gol penyerang Angel Correa pada menit ke-23, memanfaatkan assist Thomas Lemar.
Tuan rumah lantas mampu menyamakan skor pada menit ke-59 lewat gol penyerang andalan mereka, Iago Aspas dari titik putih.
Akan tetapi, tim tamu Atletico akhirnya mampu menyegel kemenangan setelah Correa mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-64, kali ini memanfaatkan assist dari Saul Niguez.
Dua kartu merah mewarnai pertandingan ini, memaksa kedua tim harus menuntaskan permainan dengan 10 orang di dalam lapangan.
Bek Celta, Hugo Mallo dan bek Atletico, Mario Hermoso harus diusir wasit karena terlibat konfrontasi pada menit ke-90+5.
Dengan kemenangan ini, Atletico Madrid sementara berada di peringkat kedua papan klasemen Liga Spanyol dengan poin tiga, kalah selisih gol dari sang rival sekota, Real Madrid yang bercolok di puncak.
Sementara itu, Celta kini menempati peringkat ke-18 papan klasemen dengan nirpoin dan selisih gol -1.
Jalannya Pertandingan
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Bungkam Juara Bertahan Manchester City 1-0
Atletico membuka peluang pada menit kesembilan saat Correa melepaskan sepakan datar dari jarak dekat setelah melakukan kerja sama dengan Marcos Llorente di sayap kanan, tetapi bola masih bisa disapu oleh Nolito dan hanya membuahkan sepak pojok.
Celta balas mengancam tiga menit kemudian melalui sepakan Brais Mendez, tetapi upaya tersebut tidak belum menemui gawang tim tamu.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-23 diawali aksi Thomas Lemar melewati beberapa pemain Celta sebelum mengirim operan yang disambar Correa dari tepi kotak penalti ke sudut atas gawang Celta, membuka keunggulan Atletico.
Pada menit ke-36, Celta menciptakan peluang bagus sayangnya tembakan sudut sempit Aspas yang dibayangi Stefan Savic masih mudah ditangkap kiper Jan Oblak.
Hanya dua menit berselang, Atletico nyaris menggandakan keunggulannya saat Hermoso menanduk bola sepak pojok sudut bawah gawang, tetapi Aspas berada di sana untuk melakukan sapuan. Bola muntah disambut Savic, tetapi masih bisa diamankan kiper Matias Dituro.
Keunggulan Atletico bertahan hingga turun minum dan Celta memperoleh hadiah tendangan penalti setelah wasit meninjau layar monitor VAR memastikan Marcos Llorente telah melakukan pelanggaran handball di dalam area terlarang.
Aspas, yang maju sebagai eksekutor, sukses menceploskan bola ke arah kanan Oblak untuk membuat kedudukan imbang 1-1 pada menit ke-59.
Atletico tidak butuh banyak waktu untuk kembali unggul, sebab lima menit kemudian Correa mencetak gol keduanya ke gawang Celta.
Bermula dari serangan balik cepat, Saul Niguez melepaskan umpan akurat membelah pertahanan tuan rumah dan Correa yang menerima bola menuntaskannya dengan sepakan mendatar dari tepi kotak penalti.
Para pemain Atletico sempat menuntut hadiah tendangan penalti saat bola tembakan Rodrigo de Paul mengenai lengan Mallo, tetapi wasit menganggap situasi itu bukan kesengajaan.
Pada menit ke-80, Celta punya peluang bagus untuk menyamakan kedudukan ketika Aspas menyelinap ke pertahanan Atletico dan berhadapan satu lawan satu dengan Oblak, sayang sontekannya terlalu keras dan bola malah menyamping dari sasaran.
Di ujung lapangan yang berbeda, Dituro melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan Yannick Carrasco dalam situasi satu lawan satu.
Jelang pertandingan berakhir kericuhan terjadi di dalam lapangan, dipantik jegalan berbahaya yang dilakukan Mallo terhadap Luis Suarez. Insiden itu sempat menimbulkan kerumunan konfrontatif pemain kedua tim, yang memaksa wasit mengeluarkan kartu merah untuk Mallo dan Hermoso.
Susunan Pemain:
Celta Vigo XI (4-1-3-2): Dituro; Mallo, Araujo, Fontan, Galan; Tapia; Mendez, D. Suarez, Nolito; Aspas, Santi Mina.
Pelatih: Ariel Broggi (Argentina)
Atletico Madrid XI (3-1-4-2): Oblak; Savic, Gimenez, Hermoso; Kondogbia; Llorente, Saul, Koke, Lemar; Correa, Yannick Ferreira.
Pelatih: Diego Simeone (Argentina)
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
-
Hansi Flick Semprot Pemain Barcelona: Pertahanan Buruk, Jangan Salahkan Wasit!
-
Ibu dari Kiper Keturunan Indonesia yang Trial di Atletico Madrid Beri Kode Naturalisasi?
-
Atletico Madrid Kalah Telak dari Rayo, Diego Simeone dan Jan Oblak Bersitegang
-
Bak Roller Coaster, Atletico Madrid Kini Giliran Kalah Telak dari Rayo Vallecano
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Bojan Hodak Nilai Performa Layvin Kurzawa dan Sergio Castel Meningkat
-
Alasan Pemain Naturalisasi Ramai-Ramai Pilih Gabung Klub Super League
-
3 Pemain Bulgaria Paling Top yang Bisa Jumpa Timnas Indonesia
-
Sosok-sosok Naturalisasi yang Bisa Membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Persib Terancam Sanksi AFC Lagi Akibat Suporter Masuk Lapangan Usai Lawan Ratchaburi di GBLA
-
3 Tahun Tinggal di Indonesia, Pelatih Timnas Bulgaria Sebut Sepak Bola Seperti Agama
-
Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi
-
Pengakuan Patrick Kluivert: Masih Ingin Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Tapi...
-
Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!
-
Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru