Suara.com - Sriwijaya FC bergantung kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melunasi tunggakan gaji pesepakbola. Adapun Sriwijaya diketahui menunggak gaji dua pemain.
Hal ini diketahui setelah Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) merilis putusan terbaru NDRC. Di dalam putusan tersebut ada sengketa antara Sriwijaya dan dua pemainnya yakni Dery Herlangga serta Tedi Berlian.
Total tunggakan oleh Sriwijaya FC itu sekitar Rp 32 juta. Terkait hal ini, manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut buka suara.
Mereka berjanji akan membayar tunggakan gaji itu. Akan tetapi, mereka menunggu uang kompensasi yang bakal diberikan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Kami akan membayar kompensasi yang diambil dari PT LIB sebesar Rp 32 juta atau masing-masing pemain sebesar Rp16 juta," kata Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid dalam keterangan resminya di Instagram resmi klub.
"Jadi kami menyetujui pembayaran kompensasi dari subsidi untuk Sriwijaya FC yang ada di PT LIB sebesar Rp 32 juta atau masing-masing pemain sebesar Rp 16 juta,” sambungnya.
Sebenarnya, Sriwijaya FC sudah berusaha membayarkan gaji kedua pemain tersebut. Pada 25 Juni lalu, manajemen sudah menyurati PT LIB agar segera membayar kompensasi kepada dua pemain itu.
"Artinya pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa Sriwijaya FC telah memenuhi atau menyetujui keputusan NDRC dalam hal penyelesaian kompensasi pembayaran untuk kedua pemain tersebut," pungkasnya.
Selain Sriwijaya FC, ada klub lain yang bermasalah dengan pesepakbola dalam putusan NDRC lainnya. Sebut saja Persis Solo, PSKC Ciamis, dan PSM Makassar.
Baca Juga: SUGBK dan Pakansari Jadi Opsi Kick-off Pertama Liga 1 2021/2022
Klub-klub yang bermasalah ini terancam sanksi dilarang daftarkan pemain dalam tiga periode transfer yang artinya menyulitkan klub ikut berkompetisi.
Berita Terkait
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Tak Bisa Dipakai Persija Sampai Akhir Musim, Hanif Sjahbandi Sibukkan Diri di APPI
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara