Selain bermain untuk Kilmarnock, ia juga menjadi pelatih. Peran pemain dan pelatih ini terus ia lanjutkan di Hibernian dan Edinburgh.
Pasca pensiun, Shelley Kerr kian mendalami dunia kepelatihan dan mendapat lisensi UEFA Pro pada 2013 sehingga membawanya ke Arsenal.
Setelah sukses di Arsenal, Shelley Kerr mengambil pekerjaan yang tak biasa yakni menjadi pelatih tim sepak bola pria yakni Stirling University pada 2014.
Saat itu, Stirling University bermain di Lowland League atau kasta kelima Skotlandia. Di klub tersebut, Shelley Kerr melatih selama tiga musim.
Meski terkesan gagal membawa Stirling University ke semifinal Play-Off, kiprah Shelley Kerr tak begitu mengecewakan.
Sebab, ia mampu membawa tim tersebut finis di papan atas yakni posisi ke-6, ke-3 dan ke-4 serta meraih titel Queen’s Park Shield di musim 2016/17.
Setelahnya tiga musim melatih Stirling University, Shelley Kerr kembali ke sepak bola wanita di mana ia mengambil pekerjaan sebagai pelatih timnas wanita Skotlandia.
Dan tuahnya berlanjut di mana ia mengantarkan Skotlandia lolos ke Piala Dunia Wanita 2019 yang berlangsung di Prancis.
Meski Skotlandia gagal lolos dari fase grup, Shelley Kerr tetap dipercaya menukangi timnas wanita Skotlandia hingga 2020 sebelum digantikan Pedro Martinez Losa.
Baca Juga: Dianggap Gagal, Manajemen Arsenal Siapkan Antonio Conte Gantikan Arteta
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah
-
Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat