Suara.com - Kedatangan Lionel Messi ke Paris Saint-Germain tak hanya disambut pendukung klub dan para pemain di skuat utama, melainkan juga para pemain akademi yang mengidolakannya. Salah satunya adalah Ismael Gharbi.
Ismael Gharbi menjadi pembicaraan karena ia dibawa oleh Mauricio Pochettino untuk dipertemukan dengan Lionel Messi sesaat sebelum perkenalan sang mega bintang di Stadion Parc des Princess.
Momen tersebut terjadi di komplek latihan PSG di mana Pochettino nampak membawa seorang anak muda di sampingnya untuk bertemu Messi.
Anak muda yang diketahui bernama Ismael Gharbi ini dipertemukan dengan Lionel Messi karena sebelumnya ia memberitahukan Mauricio Pochettino bahwa ia mengidolai pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Tak ayal, Pochettino membawanya dan impian Ismael bertemu sang idola terwujud. Dalam rekaman video yang beredar, nampak pemuda berusia 17 tahun ini antusias bertemu Messi.
Messi pun menjabat tangan dan memeluk junior barunya tersebut. Ismael pun bahkan memberitahu sang idola bahwa ia akan membantu La Pulga selama berada di PSG.
Setelah video itu beredar, banyak yang ingin mengetahui tentang sosok Ismael tersebut. Apalagi sebelumnya ia menjadi salah satu pemain yang diturunkan saat Piala Super Prancis 2021 melawan Lille.
Lantas, siapakah sosok Ismael Gharbi tersebut?
Mengenal Ismael Gharbi, Calon Bintang Masa Depan PSG
Baca Juga: 6 Kehebatan Gerd Muller yang Dikenang Sepanjang Masa
Ismael Gharbi sendiri merupakan pemain akademi PSG. Meski demikian, ia datang ke akademi Les Parisiens dengan status pemain jebolan rival sekota, Paris FC.
Ismael bergabung PSG pada 2016 dan mampu tampil cemerlang di setiap kelompok umur. Bahkan, pelatihnya di tim U-17, Herve Guegan, memuji talenta yang dimilikinya
“Dia (Ismael) punya kepekaan terhadap permainan. Secara teknis dia (bermain) nyaman dan dia selalu membuat operan di waktu yang tepat,” uap Guegan dikutip dari laman Give Me Sport.
Bersama akademi PSG, Ismael mampu menunjukkan kualitasnya di berbagai ajang, termasuk salah satunya saat mengikuti Piala Internasional Alkass yang merupakan turnamen antar tim U-17 terbaik dari seluruh dunia.
Di ajang itu, Ismael mencetak lima gol hingga PSG melangkah ke semifinal. Sayangnya, di babak itu Les Parisiens tergusur dan ia hanya mampu membawa timnya meraih tempat ketiga lewat golnya kala melawan Mohammed VI Academy.
Dengan debutnya di Piala Super Prancis 2021 melawan Lille, Ismael pun memiliki kesempatan besar untuk menembus tim utama dan bermain reguler di masa mendatang.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
Elkan Baggott Akhirnya Bahas Alasan 'Terasing' dari Timnas Indonesia 2 Tahun Terakhir
-
Era Baru Timnas Indonesia: Lupakan 4-3-3 Kluivert, John Herdman Kembalikan Skema 3 Bek STY?
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
3 Bintang ASEAN yang Comeback ke Timnas usai Lama Menghilang, Ada Elkan Baggott
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun