Suara.com - Lionel Messi nampaknya masih menempatkan Barcelona di lubuk hatinya paling dalam. Terbukti, La Pulga dilaporkan meninggalkan satu trofi miliknya di loker ruang ganti di Stadion Camp Nou.
Entah sebagai tanda atau petunjuk dirinya suatu saat akan kembali, Lionel Messi ternyata meninggalkan satu trofi di dalam lokernya.
Yang jelas Lionel Messi tidak serta merta membawa pergi semua yang berhubungan dengan Barcelona ke klub barunya, termasuk trofi tersebut.
Menurut laporan AS, trofi yang ditinggalkan Messi merupakan penghargaan pemain terbaik pada laga Joan Gamper Trophy pada 2018 lalu.
Trofi berbentuk bintang itu menjadi milik Messi setelah mencetak gol dan assist dalam kemenangan Barcelona atas Boca Juniors dengan skor 3-0.
Hebatnya lagi, pemain berjuluk La Pulga itu berhasil menorehkan prestasi tersebut setelah hanya bermain selama 45 menit saja.
Belum diketahui dengan jelas apa alasan Messi meninggalkan trofinya di loker ruang ganti pemain Stadion Camp Nou.
"Salah satu barang yang Messi tinggalkan adalah penghargaan pemain terbaik untuk laga Joan Gamper Trophy 2018," demikian pernyataan surat kabar AS.
"Mungkin menyadari bahwa lokernya akan memiliki pemiliki baru musim ini, Messi memutuskan untuk meninggalkan penghargaan itu," imbuh mereka.
Baca Juga: Teka-teki Lionel Messi Tinggalkan Satu Trofi di Loker Ruang Ganti Barcelona
Meskipun dapat dipahami bahwa Messi tentu kesulitan membawa sekian banyak trofi miliknya selama berpuluh-puluh tahun bermain untuk Barcelona.
Pria Rosario ini sudah memenangi 45 trofi bersama Barcelona dan total 40 penghargaan individu diraihnya selama berseragam Blaugrana.
Memulai era baru dengan Paris Saint-Germain, mungkin kesempatan bagi Messi untuk kembali membeli lemari trofi baru.
Bukan tidak mungkin La Pulga menambah pundi-pundi trofinya setelah bergabung dengan klub raksasa Liga Perancis untuk dua musim ke depan.
Bersama Neymar dan Kylian Mbappe, Messi digadang-gadang bakal memberi sederet trofi untuk Si Biru Merah mulai musim 2021-2022 ini.
Berita Terkait
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati