Suara.com - Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengaku prihatin dengan situasi salah satu talenta muda Los Cules, Ilaix Moriba.
Sebagaimana diketahui, Ilaix Moriba diorbitkan Ronald Koeman ke tim utama musim lalu dan tampil reguler di Barcelona.
Performa gelandang 18 tahun itu pun memikat banyak klub Eropa, yang kemudian melayangkan tawaran ke Barcelona.
Kondisi klub yang saat ini tengah dipusingkan dengan aturan batas gaji, memaksa mereka harus melakukan pemangkasan pemain yang sekaligus untuk membuka ruang bagi pemain baru.
Moriba pun masuk dalam daftar tersebut, akan tetapi ia menolak pergi.
"Saya berbicara dengan [Ilaix] dua atau tiga minggu lalu, lebih sebagai pribadi daripada sebagai pelatih. Situasinya mengerikan bagi saya," kata Koeman seperti dimuat Marca, Jumat (20/8/2021).
“Dia berusia 18 tahun, dia masih muda, dia memiliki kesempatan untuk bermain di tim utama, dia adalah masa depan klub, tetapi dia dalam situasi di mana dia tidak bermain," sambung Koeman ketika ditanya soal rencananya di Barcelona musim ini yang tidak menyertakan Moriba.
“Saya tahu apa yang ingin ditawarkan klub kepada pemain. Saran saya adalah uang bukanlah hal yang paling penting [di usianya], yang penting jam bermain."
"Tapi pemain berpikir secara berbeda dan saya kecewa dengan hal itu. Karena itu bukan yang terpenting."
Baca Juga: Messi Tinggalkan Satu Trofi di Loker Ruang Ganti Barcelona dan 4 Berita Bola Terkini
Itu adalah kata-kata keras dari Koeman tentang sikap pemain, tetapi pendiriannya dapat dimengerti karena beberapa alasan.
Dengan situasi Barcelona yang tidak memungkinkan mereka untuk merekrut pemain, pelatih asal Belanda itu frustrasi karena tidak dapat memilih Ilaix karena perselisihan kontrak.
Sementara di sisi lain, Moriba yang baru berusia 18 tahun, mengambil risiko untuk merusak perkembangannya demi gaji besar, yang tidak diragukan lagi akan datang cepat atau lambat.
Yang pasti, Koeman telah membuktikan bahwa dia lebih dari senang untuk memainkan pemain muda yang mendapatkan kesempatan.
“Saya pikir Moriba membutuhkan permainan kompetitif. Pada usia itu mereka perlu jam terbang."
Di pekan kedua La Liga, Barcelona akan menghadapi Athletic Bilbao. Laga tersebut akan digelar di San Mames, Minggu (22/8/2021) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran