Suara.com - Chievo Verona dipastikan tak lagi eksis. Setelah mereka terdegradasi ke Serie D, kini klub Liga Italia yang pernah populer itu sudah resmi membubarkan diri.
Sebelumnya, mereka harus turun kasta ke divisi keempat setelah gagal memenuhi kriteria keuangan di Serie B atau kasta kedua Liga Italia.
Salah satu syarat yang dibutuhkan setiap tim untuk mendaftarkan di Serie B ialah membuktikan status dan stabilitas keuangan mereka.
Hal ini digunakan untuk meminimalkan risiko klub mana pun yang mengalami kebangkrutan di tengah penyelenggaraan kompetisi.
Karena tak mampu memenuhi persyaratan itu, Chievo diputuskan untuk turun kasta ke Serie D yang merupakan kasta keempat.
Setelah terlilit kesulitan finansial itu, Chievo Verona tak kunjung menemukan investor baru dan akhirnya memilih membubarkan diri.
Profil Chievo Verona
Chievo Verona menjadi salah satu klub yang diperbincangkan publik setelah keberhasilan mereka promosi ke Serie A pada 2000-2001.
Kesuksesan bersejarah itu diciptakan setelah Chievo Verona yang diasuh oleh Luigi Del Neri menduduki peringkat ketiga Serie B.
Baca Juga: Pasca Reuni Singkat bareng Suarez-Neymar di Barcelona, Lionel Messi Siap Debut dengan PSG
Debut mereka pada Serie A 2001-2002 sebetulnya tak langsung mendapat pujian. Chievo sempat banjir kritikan dan dianggap hanya numpang lewat di Serie A.
Mereka diprediksi terdegradasi pada akhir musim. Namun, Chievo sukses mencatatkan aksi-aksi fenomenal dan tentu saja hal ini mengejutkan.
Pada akhir musim, Chievo Verona akhirnya menduduki peringkat kelima klasemen akhir Serie A 2001-2002 dan mendapat kesempatan untuk mengikuti kualifikasi UEFA Cup (sekarang bernama Liga Eropa).
Pada musim 2002-2003, mereka sukses mencatatkan debut bersejarah di kompetisi antarklub Eropa. Sayangnya, Chievo harus angkat koper lebih cepat setelah tumbang pada babak pertama dari Red Star Belgrade.
Pada musim yang sama, Chievo sukses mengakhiri kompetisi Serie A di peringkat tujuh klasemen akhir dan menunjukkan diri sebagai tim yang kompetitif di Liga Italia.
Kisah menarik yang pernah diukir oleh Chievo Verona ialah keberhasilan mereka mencapai peringkat keempat klasemen akhir Serie A pada 2005-2006.
Berita Terkait
-
PANI Sabet Best Managed Real Estate Company 2026 Diakui Investor Global
-
Mengapa Investor Mulai Menjauh dari Indonesia?
-
IHSG Ambruk, Sucor Sekuritas Ajak Investor Borong Saham Berkualitas Saat Diskon
-
BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Jadi Pencetak Gol Tertua di Fase Knockout Piala Dunia!
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia
-
Hasil Portugal vs Kroasia, Ronaldo Senyum Lebar ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1
-
Iran Ancam Jet Tempur Amerika Serikat Lewat di Udara Selat Hormuz
-
David Alaba: Timnas Spanyol Terlalu Kuat!
-
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara